BANTUR, RADAR MALANG – Sebelum sampai pintu gerbang utama Pantai Balekambang, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, ada jalan bercabang ke arah timur yang membawa Sobat Wisata ke suasana lebih private. Itu adalah Pantai Regent. Pantai yang berjarak sekitar dua jam dari Kota Malang ini, lebih sunyi, lebih lapang, dan jauh dari hiruk pikuk dibanding lokasi wisata lainnya.
Begitu memasuki kawasan ini, pepohonan besar yang rimbun menaungi jalan setapak berpasir. Hal itu membuat udara tetap sejuk meski matahari bersinar terik. Sebuah gapura kayu bertuliskan Welcome to Muara Paradise menyambut di salah satu sudut. Gapura itu menandai pintu masuk ke area muara yang menjadi daya tarik baru kawasan ini.
Dari balik gapura, tampak aliran air kehijauan-tosca yang tenang. Aliran itu berpadu dengan pasir putih dan bukit hijau di kejauhan, pemandangan yang lebih menyerupai teluk kecil yang damai ketimbang pantai pada umumnya.
Yang membuat sudut ini istimewa adalah karakter airnya. Berbeda dari laut selatan yang dikenal berombak besar dan berarus kuat, muara di kawasan ini justru tenang, dangkal, dan jernih. Cukup ideal untuk anak-anak bermain air tanpa risiko terseret arus. Di sana pengelola juga memfasilitasi penyewaan alat untuk aktivitas bermain air, mulai dari ban pelampung hingga rafting.
Tak jauh dari muara, terhampar area camping ground yang cukup luas, mampu menampung hingga 50 tenda sekaligus. Pilihan favorit rombongan keluarga atau kelompok yang ingin menginap sambil menikmati suara air dan udara malam yang sejuk.
Selain berkemah, pengunjung juga bisa mencoba menyusuri kawasan dengan ATV.
Pantai ini memiliki pasir putih yang membentang luas. Hamparan pasir itu bertaut dengan pemandangan laut lepas yang biru. Di kejauhan tampak gugusan karang dan sebuah pulau kecil.
Beberapa pengunjung tampak berjalan santai di tepian, sementara yang lain hanya duduk di bangku-bangku kayu sederhana yang tersebar di pinggir pantai. Mereka menikmati suasana sambil mengawasi anak-anak bermain.
“Suasananya memang lebih tenang dibanding Balekambang, lebih cocok untuk acara keluarga,” ujar Mulyono, anggota Lembaga Kemitraan Desa Pengelola Hutan (LKDPH) Wononadi, Desa Srigonco yang turut mengelola kawasan ini bersama Perhutani.
Untuk tiket masuk di kawasan ini dipatok Rp 20 ribu per orang. Itu sudah termasuk tiket menuju Pantai Balekambang. Dengan parkir Rp 5 ribu untuk roda dua dan Rp 10 ribu untuk roda empat. Tarif tersebut berlaku sama baik di hari kerja maupun akhir pekan.
Toilet dan musala tersedia di beberapa titik, menjaga kenyamanan pengunjung yang datang berjam-jam.
Sementara di sepanjang jalan masuk, deretan warung warga menjajakan makanan dan minuman, melengkapi suasana wisata yang serba dekat dan praktis. Gerbang kawasan ini juga dibuka 24 jam, sehingga pengunjung yang menginap bisa keluar masuk dengan bebas.
Bagi wisatawan asal kota besar seperti Surabaya dan Sidoarjo yang datang mencari jeda dari keramaian, muara yang tenang, pasir yang lembut, dan bayang-bayang pohon yang rimbun di Pantai Regent menawarkan jenis liburan yang berbeda.
Di mana anak-anak bisa bermain air dengan aman, dan orang dewasa bisa benar-benar duduk diam tanpa terganggu apa pun.
Inspirasi destinasi wisata lainnya di Kabupaten Malang juga dapat diakses melalui website promosi wisata Kabupaten Malang di https://matic.malangkab.go.id/. Jangan lupa, saat berkunjung ke Kabupaten Malang, abadikan momen terbaikmu dan tag akun Instagram @disparbudkabmalang untuk berbagi pengalaman menikmati pesona wisata Kabupaten Malang. Salam Kabupaten Malang Adiluhung Harmony. (*)
Editor : A. Nugroho