MALANG, RADAR MALANG – Kawasan Kayutangan Heritage masih menjadi salah satu ikon wisata favorit di Kota Malang. Setiap akhir pekan dan musim liburan, kawasan bersejarah tersebut dipadati wisatawan yang ingin menikmati bangunan bergaya kolonial, berburu kuliner, serta mengabadikan momen di berbagai sudut kawasan.
Ramainya kunjungan memberikan dampak positif bagi pelaku usaha di sekitar kawasan. Kedai kopi, restoran, toko oleh-oleh, hingga pedagang kaki lima mencatat peningkatan jumlah pembeli dibandingkan hari biasa.
Baca Juga: 3 Kuliner Estetik Kayutangan: Nikmati Sensasi Depot Klasik Hingga Sate Unik yang Mengunggah Selera
Tidak sedikit wisatawan yang menghabiskan waktu berjam-jam untuk berjalan kaki menyusuri kawasan heritage sambil menikmati suasana kota lama. Aktivitas tersebut turut mendorong meningkatnya transaksi di berbagai usaha yang berada di sepanjang jalan.
Selain menjadi destinasi wisata sejarah, Kayutangan Heritage juga sering dimanfaatkan sebagai lokasi penyelenggaraan pertunjukan seni, pameran, dan kegiatan komunitas. Berbagai aktivitas tersebut semakin memperkuat daya tarik kawasan sebagai ruang publik yang aktif dan produktif.
Pelaku usaha berharap pemerintah terus menjaga kebersihan, keamanan, serta penataan kawasan agar wisatawan merasa nyaman saat berkunjung. Promosi melalui media sosial juga dinilai mampu memperluas jangkauan wisatawan dari luar daerah.
Dengan perpaduan nilai sejarah, budaya, dan aktivitas ekonomi, Kayutangan Heritage dinilai memiliki peran penting dalam mendukung sektor pariwisata Kota Malang. Keberadaan kawasan ini tidak hanya memperkenalkan sejarah kota, tetapi juga menjadi sumber penghasilan bagi banyak pelaku usaha lokal yang menggantungkan usahanya pada sektor wisata.