MALANG, RADAR MALANG - Tren kuliner kukusan kembali mencuri perhatian publik, dan salah satu yang ikut menonjol adalah polo pendem Pak Ahmad di Malang yang dijual dengan harga 5 ribu dapat 3.
Fenomena ini menunjukkan bahwa jajanan tradisional masih punya daya tarik kuat ketika dikemas sederhana, sehat, dan mudah dibagikan di media sosial.
Baca Juga: Tips Minum STMJ Legendaris di Malang Tanpa Lonjakan Gula!
Popularitas makanan berbasis kukusan terus meningkat seiring bertambahnya minat masyarakat terhadap jajanan tradisional yang sederhana namun mengenyangkan.
Teknik mengukus membuat tekstur polo pendem tetap lembut, padat, dan tidak kehilangan kelembapan alaminya.
Rasa manis alami berpadu dengan tekstur pulen menjadikan camilan ini cocok dinikmati semua kalangan.
Baca Juga: Rekomendasi Kuliner Ramah GERD di Malang, 3 Menu yang Aman Dikonsumsi
Kecenderungan pasar beralih ke pangan kukusan dipicu oleh meningkatnya kesadaran masyarakat Malang akan investasi kesehatan jangka panjang dan kejenuhan terhadap makanan cepat saji berminyak.
Meski demikian, pelaku usaha kuliner tradisional perlu terus berinovasi dalam penyajian dan pengemasan tanpa menghilangkan cita rasa autentik.
Kemasan yang lebih higienis, informasi asal bahan baku, hingga edukasi mengenai manfaat konsumsi umbi lokal dapat meningkatkan kepercayaan konsumen.
Editor : Aditya Novrian