MALANG, RADAR MALANG – Berkunjung ke Kota Malang rasanya belum lengkap jika pulang dengan tangan kosong. Selain dikenal sebagai kota wisata, Malang juga memiliki beragam oleh-oleh kuliner yang menjadi buruan wisatawan. Tak hanya keripik tempe yang selama ini identik dengan Kota Malang, masih banyak pilihan buah tangan lain yang tak kalah menarik untuk dibawa pulang.
Mulai dari olahan apel, aneka pastry, pia legendaris, hingga minuman sari buah, semuanya mudah ditemukan di berbagai pusat oleh-oleh yang tersebar di Kota Malang. Berikut beberapa rekomendasi oleh-oleh kuliner khas Malang yang layak masuk daftar belanja.
Baca Juga: Ngambul, Istilah Khas Jawa yang Punya Makna Merajuk
Pia Cap Mangkok
Pia Cap Mangkok menjadi salah satu oleh-oleh legendaris yang telah hadir sejak 1959. Pia ini dikenal memiliki kulit yang renyah dengan isian yang lembut dan tersedia dalam berbagai varian rasa seperti kacang hijau, cokelat, keju, tangkwee, kopi, green tea, durian, nanas, hingga apel. Selain dijual dalam kemasan isi lima, tersedia pula pilihan isi 12 hingga 24 buah yang cocok dijadikan buah tangan keluarga. Harga Pia Cap Mangkok mulai sekitar Rp25.000 untuk kemasan isi lima hingga Rp120.000 untuk kemasan besar.
Pia Cap Mangkok memiliki beberapa cabang di Kota Malang, di antaranya Jalan Semeru No. 25, Jalan Galunggung No. 51, Ruko Grand Soekarno Hatta Kav. 16-17, Jalan Villa Tidar Indah No. 5, serta Jalan Panglima Sudirman No. 4, Kota Batu.
Malang Strudel
Jika mencari oleh-oleh kekinian, Malang Strudel menjadi pilihan yang tak boleh dilewatkan. Kue pastry berlapis ini hadir dengan berbagai pilihan isian seperti apel, pisang, nanas, mix fruit, cokelat, hingga keju. Tekstur pastry yang renyah berpadu dengan isian buah yang manis membuat oleh-oleh ini banyak diburu wisatawan. Harga satu kotak Malang Strudel berkisar Rp45.000 hingga Rp90.000, tergantung ukuran dan varian rasa.
Outlet Malang Strudel tersebar di beberapa titik, seperti Jalan Semeru No. 47, Jalan Soekarno Hatta Kav. D408, Jalan Diponegoro No. 111 Kota Batu, Jalan Sultan Agung Kota Batu, hingga Karanglo, Singosari.
Keripik Tempe Sanan
Belum lengkap rasanya membawa oleh-oleh dari Malang tanpa keripik tempe. Kawasan Sanan dikenal sebagai sentra industri keripik tempe terbesar di Kota Malang dengan puluhan produsen yang masih mempertahankan resep turun-temurun. Keripik tempe tersedia dalam berbagai varian rasa, mulai original, bawang, balado, pedas, hingga keju. Harga satu bungkus cukup terjangkau, mulai sekitar Rp15.000 hingga Rp25.000, tergantung ukuran kemasan.
Wisatawan dapat langsung berbelanja di Sentra Industri Keripik Tempe Sanan, Jalan Sanan, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, atau menemukannya di berbagai pusat oleh-oleh.
Keripik Buah Levina
Selain tempe, Malang juga terkenal dengan aneka keripik buah yang diolah menggunakan teknologi vacuum frying, sehingga teksturnya tetap renyah tanpa menghilangkan cita rasa buah. Salah satu merek yang cukup populer ialah Levina, yang menyediakan keripik apel, nangka, salak, pisang, hingga buah naga. Harga keripik buah berkisar Rp10.000 hingga Rp20.000 per kemasan sehingga cocok dijadikan buah tangan.
Produk Levina dapat ditemukan di berbagai pusat oleh-oleh di Kota Malang maupun Batu.
Sari Apel Brosem
Olahan apel lainnya yang tak kalah populer adalah Sari Apel Brosem. Minuman ini dibuat dari apel khas Malang tanpa meninggalkan cita rasa segarnya, sehingga menjadi salah satu buah tangan favorit wisatawan. Selain sari apel, Brosem juga menghadirkan berbagai olahan buah lainnya. Untuk kemasan botol maupun cup, harganya berkisar Rp20.000 hingga Rp35.000, sedangkan kemasan dus dijual mulai sekitar Rp125.000.
Produk Brosem dapat dibeli di berbagai pusat oleh-oleh khas Malang maupun toko resmi Brosem.
Apel Manalagi dan Rome Beauty
Malang Raya juga identik dengan buah apel segarnya. Dua varietas yang paling banyak diburu wisatawan ialah Apel Manalagi yang bercita rasa manis serta Rome Beauty yang memiliki perpaduan rasa manis dan sedikit asam. Apel segar banyak dijadikan buah tangan karena mudah dibawa dan memiliki kualitas yang baik. Harga apel berkisar Rp25.000 hingga Rp35.000 per kilogram, tergantung jenis dan musim panen.
Wisatawan dapat membeli apel langsung di kawasan Kota Batu, agrowisata apel, maupun berbagai pusat oleh-oleh di Malang.
Lapis Tugu Malang
Selain strudel, Lapis Tugu Malang juga menjadi salah satu oleh-oleh kekinian yang banyak diburu wisatawan. Kue lapis dengan tekstur lembut ini hadir dalam berbagai varian rasa, mulai dari Original, Keju, Cokelat, Taro, Matcha, hingga varian buah yang menjadi favorit pengunjung. Selain rasanya yang manis dan lembut, kemasannya yang praktis membuat Lapis Tugu cocok dijadikan buah tangan untuk keluarga maupun kerabat. Harga satu kotak berkisar Rp45.000 hingga Rp58.000, tergantung varian yang dipilih.
Lapis Tugu Malang memiliki sejumlah outlet di Kota Malang, di antaranya di Jalan Soekarno Hatta No. 30, Kecamatan Lowokwaru, Jalan Semeru No. 47, serta beberapa gerai di pusat oleh-oleh dan kawasan wisata di Kota Batu.
Baca Juga: Calon Mahasiswa Baru UB Wajib Tahu, Ini Tips Memilih Kos Murah Dekat Kampus agar Tidak Salah Pilih
Singosari Bolu
Tak kalah populer, Singosari Bolu juga menjadi pilihan oleh-oleh yang banyak dicari wisatawan. Kue bolu khas Malang ini dikenal memiliki tekstur yang lembut dengan berbagai pilihan rasa seperti Original, Keju, Cokelat, Pandan, Taro, hingga Red Velvet. Selain bolu, Singosari Bolu juga menghadirkan beberapa varian pastry dan cake yang cocok dinikmati bersama keluarga. Harga produknya berkisar Rp45.000 hingga Rp58.000 per kotak sehingga masih cukup ramah di kantong.
Singosari Bolu memiliki beberapa outlet di Kota Malang, di antaranya di Jalan Soekarno Hatta No. 53, Kecamatan Lowokwaru, Jalan Semeru No. 49, Kecamatan Klojen, serta Jalan Ir. Soekarno No. 112, Beji, Kota Batu.
Editor : Aditya Novrian