RADAR MALANG – Berburu sunrise di Gunung Bromo akan terasa lebih nyaman jika menginap di kawasan sekitar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Selain memangkas waktu perjalanan, wisatawan juga bisa menikmati udara sejuk khas pegunungan dan suasana tenang Desa Tengger sebelum memulai perjalanan menuju Penanjakan atau Kawah Bromo.
Berikut tiga homestay yang bisa menjadi pilihan saat merencanakan liburan ke Bromo.
Baca Juga: Menuju Bromo Jangan Langsung Gas! Ini 3 Cafe yang Wajib Disinggahi di Jalur Malang–Bromo
Homestay Dewi Bromo
Berlokasi di Jalan Raya Bromo, Cemorolawang, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Homestay Dewi Bromo menjadi salah satu penginapan yang cukup diminati wisatawan karena letaknya sangat dekat dengan pintu masuk kawasan Bromo. Dari sini, perjalanan menuju lautan pasir dan titik keberangkatan jeep hanya membutuhkan waktu beberapa menit.
Kamar yang tersedia didesain sederhana namun nyaman untuk beristirahat setelah perjalanan jauh. Fasilitas seperti kamar mandi air hangat, area parkir, dan ruang bersantai menjadi nilai tambah bagi wisatawan. Tarif menginap umumnya berkisar mulai Rp300.000 hingga Rp600.000 per malam, tergantung tipe kamar dan musim kunjungan.
Gubuk Ndeso Bromo
Pilihan berikutnya adalah Gubuk Ndeso Bromo yang berada di Jalan Raya Bromo Nomor 92, Desa Sapikerep, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Penginapan ini menawarkan suasana pedesaan dengan bangunan bernuansa kayu yang memberikan kesan hangat di tengah udara dingin Bromo.
Selain kamar yang nyaman, tersedia pula area restoran, halaman parkir, dan layanan penyewaan jeep menuju berbagai destinasi di kawasan Bromo. Tarif menginap berkisar antara Rp300.000 hingga Rp700.000 per malam, tergantung tipe kamar dan waktu pemesanan.
Homestay Lereng Bromo
Jika mencari penginapan dengan suasana yang lebih tenang, Homestay Lereng Bromo bisa menjadi alternatif. Homestay ini berada di Jalan Ringgit, Desa Wonokerto, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo. Lokasinya dikelilingi perbukitan sehingga menawarkan panorama pegunungan yang menenangkan.
Fasilitas yang tersedia meliputi kamar dengan air hangat, area parkir, serta ruang berkumpul yang cocok untuk wisatawan keluarga maupun rombongan. Harga menginap relatif terjangkau, yakni mulai sekitar Rp250.000 hingga Rp500.000 per malam, bergantung pada tipe kamar dan jumlah tamu.
Menginap di sekitar kawasan Bromo tidak hanya membuat perjalanan menuju lokasi wisata menjadi lebih praktis, tetapi juga memberi kesempatan menikmati suasana khas pegunungan yang sulit ditemukan di tempat lain. Dengan memilih homestay yang tepat, pengalaman berburu sunrise di Bromo pun dapat dimulai dengan lebih santai dan nyaman.
Editor : Aditya Novrian