MALANG, RADAR MALANG - Keripik tempe Malang kini berevolusi dari rasa original berbungkus plastik tipis menjadi produk modern dengan puluhan varian rasa dan kemasan aluminium foil. Perubahan ini membuat camilan khas Sanan lebih kompetitif di pasar nasional, bahkan punya peluang lebih besar untuk menembus pasar internasional.
Dari Rasa Original Menuju Puluhan Varian Favorit Konsumen
Pada masa awal perkembangannya, keripik tempe Malang hanya dipasarkan dalam varian original dengan cita rasa gurih hasil perpaduan tempe fermentasi dan bumbu bawang putih serta ketumbar. Seiring meningkatnya minat pasar oleh-oleh, produsen di Kampung Sanan mulai mengembangkan beragam inovasi rasa, mulai dari balado, keju, barbeque, pedas, jagung bakar, rumput laut, hingga jeruk purut. Proses penambahan bumbu dilakukan setelah keripik matang agar lapisan rasa menempel merata tanpa mengurangi kerenyahan. Inovasi tersebut memungkinkan produsen menjangkau konsumen dari berbagai usia sekaligus memperluas segmen pasar yang sebelumnya didominasi pencinta cita rasa tradisional.
Kemasan Aluminium Foil Menambah Nilai Produk
Selain variasi rasa, perubahan terbesar terlihat pada sistem pengemasan. Plastik bening tipis kini banyak digantikan oleh kemasan aluminium foil berlapis yang lebih kedap udara sehingga mampu menjaga aroma gurih, tekstur renyah, dan kualitas produk lebih lama. Desain kemasan juga semakin informatif dengan pencantuman identitas merek, komposisi, informasi gizi, serta legalitas produk sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen.
Editor : Aditya Novrian