Okupansi Hotel di Kota Malang Baru 75 Persen, PHRI Bidik Lonjakan pada Semester II 2026

Nahdiatul Affandiah • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 18:50 WIB
Suasana resepsionis di Hotel Aria Gajayana. (Istimewa)
Suasana resepsionis di Hotel Aria Gajayana. (Istimewa)

MALANG KOTA, RADAR MALANG – Tingkat okupansi hotel di Kota Malang terus menunjukkan tren positif pada semester pertama 2026. Namun, capaian tersebut masih berada di bawah target yang dipatok Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Malang, yakni 80 persen. Hingga pertengahan tahun, rata-rata tingkat hunian hotel baru berada di kisaran 70 hingga 75 persen.

Capaian tersebut diraih di tengah meningkatnya aktivitas pariwisata Kota Malang. Sejumlah momentum libur panjang, seperti Hari Raya Idul Fitri dan libur sekolah, turut mendongkrak jumlah kunjungan wisatawan sepanjang semester pertama tahun ini.

Okupansi Hotel Masih di Bawah Target

Ketua PHRI Malang Agoes Basoeki mengatakan, tingkat hunian hotel memang terus mengalami peningkatan setiap bulan. Namun, angka tersebut masih belum mampu menyentuh target okupansi sebesar 80 persen.

"Meski tingkat penghunian hotel rata-rata per bulan terus naik, tapi kami bakal bidik semester kedua ini untuk memenuhi target," ujar Agoes.

Baca Juga: Okupansi Hotel Kota Malang Tembus 80 Persen, Program 1.000 Event Diklaim Berhasil

Menurutnya, peningkatan okupansi paling signifikan terjadi pada hotel berbintang lima. Sementara itu, rata-rata lama menginap tamu di hotel-hotel Kota Malang tercatat mencapai 1,32 hari.

Kunjungan Wisatawan Capai 1,8 Juta pada Mei

Meningkatnya okupansi hotel tidak lepas dari tingginya mobilitas wisatawan yang datang ke Kota Malang.

Data kunjungan pada Mei 2026 mencatat sekitar 1,8 juta pergerakan wisatawan dalam satu bulan. Rinciannya, sebanyak 931 ribu merupakan warga Kota Malang yang melakukan aktivitas wisata, sedangkan sekitar 908 ribu merupakan wisatawan yang datang dengan tujuan Kota Malang.

Tingginya angka kunjungan tersebut menjadi sinyal positif bagi pelaku industri pariwisata, meski belum seluruhnya berdampak pada peningkatan tingkat hunian hotel sesuai target.

Baca Juga: Lepas Penat Tanpa Hotel, Ini Tempat Camping di Malang Raya yang Punya Suasana Berbeda

PHRI Optimistis Akhir Tahun Jadi Puncak Okupansi

PHRI Malang optimistis semester kedua akan menjadi momentum untuk mengejar target okupansi tahunan.

Sejumlah agenda libur panjang hingga periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) diperkirakan menjadi penyumbang terbesar peningkatan tingkat hunian hotel.

Agoes menilai segmen wisata keluarga masih akan menjadi pasar utama yang mendorong okupansi hotel pada penghujung tahun. Karena itu, pelaku industri perhotelan mulai menyiapkan berbagai strategi dan penawaran untuk menarik lebih banyak wisatawan menginap di Kota Malang.

Editor : Aditya Novrian
Hotel Kota Malang okupansi hotel Kota Malang PHRI Malang kunjungan wisatawan wisata kota malang