Kebakaran Bromo Meluas hingga 50 Hektare Lahan, BNPB Berencana Lakukan Waterbombing Pakai Dua Helikopter

Biyan Mudzaky Hanindito • Dipublikasikan Kamis, 6 Agustus 2026 | 13:19 WIB
Tim melakukan pemadaman di area wisata Gunung Bromo
Tim melakukan pemadaman di area wisata Gunung Bromo

 

PONCOKUSUMO – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di kawasan Gunung Bromo berlanjut hingga kemarin (5/8). Kobaran api terus merembet ke area lain, sementara penanggulangan dari petugas gabungan terus dilakukan.

Selain tim Balai Besar (BB) Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), penanggulangan kebakaran melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) empat daerah, serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Informasi yang dihimpun, kebakaran yang semua menghanguskan 8 hektare, kini meluas hingga 50 hektare. Tim berencana menerjunkan dua unit helikopter untuk water bombing.

 ”Diperkirakan sudah 800 meter masuk Kabupaten Malang dari perbatasan Malang-Probolinggo di Watugede, mendekati Jemplang (Desa Ngadas, Poncokusumo),” terang Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (KL) BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan kemarin.

Dari Kabupaten Malang, 5 personel BPBD diterjunkan untuk memadamkan kobaran api.

Sadono menambahkan, upaya pemadaman di area yang masuk Kabupaten Malang tergolong sulit. Sebab, medannya lereng terjal dan sulit dilalui orang. Penanganan oleh tim pemadam darat adalah pemukulan api secara manual.

Di samping itu, dia mengatakan, tim juga membuat sekat bakar dan penyemprotan dengan dua unit mobil tangki dari TNBTS dan BPBD Jawa Timur.

“Supaya kebakaran tidak meluas, sekat bakar itu untuk yang medan terjal,” singkat dia.

Pengisian mobil tangki dilakukan di Ranupane, Lumajang. Sebab, mengambil dari sisi Kabupaten Malang tidak dapat dilakukan karena jarak yang lebih jauh. Pemadaman lewat darat juga dirasa kurang.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan, pihaknya akan mengupayakan pemadaman lewat udara. Dengan metode water bombing menggunakan helikopter.

“Kamu upayakan dua armada, jenis MI dan Sikorsky. Ini sedang persiapan diberangkatkan dari Pontianak. Kemungkinan sampai di Malang besok (hari ini, 6/8),” kata dia.

Tapi asesmen lebih lanjut masih terus dilakukan. Dalam hal ini menghitung apakah cukup hanya dua unit helikopter atau perlu penambahan armada.

Suharyanto mengungkapkan, saat ini sedang dilakukan operasi pemadaman karhutla di 6 provinsi lain. Yakni Riau, Sumatera Selatan, Jambi, Kalsel, Kalbar, dan Kalteng. Rencana lain adalah modifikasi cuaca. Hal itu karena sampai kemarin, belum terbentuk awan hujan di kawasan yang terbakar.

”Modifikasi masih kami koordinasikan dengan BMKG, karena sampai hari ini (kemarin, 5/8) belum ada pertumbuhan awan hujan, sehingga dalam beberapa hari ini operasi (modifikasi cuaca) tersebut belum bisa dilakukan,” kata Suharyanto.(biy/dan)

Editor : Mahmudan
Bromo kebakaran wisata bromo wisata malang