Ini Penyebab Kunjungan Wisatawan Turun, Kota Malang Tak Lagi Diminati Pelancong?

Nahdiatul Affandiah • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 14:42 WIB
Wisatawan asing di Kota Malang (Darmono/Radar Malang)
Wisatawan asing di Kota Malang (Darmono/Radar Malang)

 

MALANG KOTA – Kunjungan wisatawan di Kota Malang menurun, tapi okupansi hotel malah naik. Itu terjadi pada Juni lalu. Penurunan terjadi pada wisatawan asal Kota Malang maupun pelancong luar kota.

Dibanding bulan sebelumnya, Mei lalu, wisatawan luar kota menurun 0,15 persen. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang mengungkap, sepanjang Juni lalu tercatat 907 ribu wisatawan. Sedangkan Mei mencapai 908 kunjungan. Demikian juga wisatawan asal Kota Malang, hanya 923 kunjungan. Menurun 0,91 persen dibanding bulan sebelumnya, 931 wisatawan.

Kepala BPS Kota Malang Umar Sjaifuddin mengatakan, kunjungan pada Juni lalu menurun karena tak banyak momen yang menarik pelancong. Ditambah saat itu masuk akhir libur sekolah dan awal tahun ajaran baru yang banyak menghabiskan biaya pendidikan.

“Kunjungan wisata sedikit bertambah karena beberapa konser, seperti konser Sheila on 7 yang menarik banyak pengunjung,” ujar Umar.

Dia mengatakan, menurunnya kunjungan wisatawan tak berdampak pada tingkat hunian hotel atau okupansi hotel. Data BPS, okupansi hotel pada Juni meningkat dibanding bulan sebelumnya. Secara mtm, rata-rata tingkat okupansi hotel mencapai 48,57 persen. Angka itu naik 5,09 poin dibanding bulan Mei.

Paling banyak peningkatan okupansi terjadi di hotel bintang lima. Secara mtm ada kenaikan 6,07 poin. Sementara hotel non-bintang ikut naik sebesar 4,12 poin.

Sedangkan rata-rata lama menginap tamu ada di angka 1,39 hari. Dengan rincian jenis tamu hotel bintang 95,85 persen dari wisatawan nusantara dan 4,15 persen dari wisatawan asing (wisman).

“Hampir sama, hotel non bintang wisatawan nusantaranya sampai 99,03 persen dan wisatawan asingnya 0,97 persen,” lanjut Umar.

Terpisah, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Malang Agoes Basoeki menuturkan sejak awal Juni memang ada peningkatan okupansi hotel. Dari target bulanan 80 persen, hampir rata-rata semua hotel mencapai target.

“Masih ada libur sekolah selama bulan Juni, jadi kunjungan wisata masih ramai,” kata Agoes.

Mayoritas tamu yang menginap mengambil dua hari untuk beristirahat dan berwisata. (aff/dan)

Editor : Mahmudan
wisatawan malang kunjungan wisatawan wisata malang