MALANG, RADAR MALANG - Kadang-kadang, nama makanan bisa membuat seseorang berhenti sejenak dan merasa penasaran. Ada yang terdengar lucu, aneh, bahkan terasa tidak ada kaitannya sama sekali dengan makanan yang disajikan.
Di Malang, nama seperti itu bisa ditemukan pada beberapa makanan khas. Nama itu bukan hanya dibuat agar terdengar menarik, tetapi juga menjadi ciri khas yang membuat makanan lebih gampang diingat.
Salah satu tempatnya adalah Sego Goreng Resek Pak Man yang terletak di Jalan Brigjend Katamso, Kasin, Kecamatan Klojen. Mendengar kata "resek", orang mungkin langsung berpikir tentang sesuatu yang berkaitan dengan sampah. Namun, hidangan yang diberikan sebenarnya adalah nasi goreng yang dicampur dengan berbagai bahan.
Nama tersebut memiliki cerita tersendiri. Kuliner ini disebut sudah ada sejak 1959 dan pada awalnya berjualan di sekitar kawasan pembuangan sampah. Sebutan “resek” kemudian melekat dan menjadi nama yang dikenal hingga sekarang.
Baca Juga: Bukan Nasi Biasa, Ada Sajian Claypot di Kayutangan
Makanan bernama unik yang juga menarik perhatian banyak orang adalah Ceker Setan terletak di Jalan Jakarta No.4B, Penanggungan, Kecamatan Klojen. Kata "setan" pada makanan ini tidak berarti menggunakan bahan yang menakutkan, tetapi lebih menggambarkan rasa pedas yang datang dari bumbu yang digunakan.
Ceker adalah bahan utama yang dimasak menggunakan bumbu yang memiliki rasa pedas. Bagi orang yang suka makanan pedas, nama tersebut seolah-olah sudah memberi gambaran tentang rasa yang akan didapatkan.
Baca Juga: Ketan Naik Kelas, Jajanan Tradisional Kini Punya Topping Kekinian
Dua makanan tersebut menunjukkan bagaimana nama bisa menjadi salah satu faktor yang membuat makanan tersebut menarik. Nama semakin tidak biasa, semakin besar rasa ingin tahu yang timbul sebelum seseorang mencobanya.
Editor : Aditya Novrian
Sumber : sumber dari berbagai sumber