MALANG, RADAR MALANG - Kampung Warna-Warni Jodipan menjadi salah satu tempat wisata yang cukup dikenal di Kota Malang. Kampung yang berada di tepi Sungai Brantas ini memiliki rumah-rumah dengan warna yang beragam. Beberapa dinding dan sudut kampung juga dihiasi mural yang membuat suasananya semakin menarik. Keunikan tersebut membuat Jodipan banyak dikunjungi wisatawan yang ingin melihat suasana kampung serta berfoto.
Awal mula Kampung Warna-Warni Jodipan ternyata berasal dari tugas kuliah. Pada 2016, delapan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) membuat program untuk memenuhi tugas praktikum. Dari tugas tersebut, mereka kemudian memilih Kampung Jodipan sebagai lokasi untuk melakukan penataan melalui pengecatan dan pembuatan mural.
Baca Juga: Sejarah Kampung Warna-Warni Jodipan, dari Permukiman Kumuh Jadi Ikon Wisata Malang
Ide tersebut kemudian mendapat dukungan dari PT Indana Paint. Warga setempat ikut terlibat dalam proses pengecatan dan membantu menata lingkungan kampung. Selain pengecatan, beberapa bagian kampung juga dihiasi mural yang membuat suasana kampung terlihat lebih menarik.
Setelah dicat dengan berbagai warna dan dihiasi mural, Jodipan mulai dikenal oleh lebih banyak orang. Foto-foto kampung yang berwarna-warni kemudian banyak dibagikan di media sosial. Hal ini membuat semakin banyak orang datang untuk melihat langsung Kampung Warna-Warni Jodipan.
Kampung Warna-Warni Jodipan kemudian diresmikan pada 4 September 2016 oleh Pemerintah Kota Malang. Jodipan kini dikenal sebagai salah satu kampung wisata di Kota Malang. Warna-warni rumah dan mural yang ada di kampung tersebut menjadi daya tarik bagi pengunjung yang datang.
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Dikutip dari berbagai sumber