RADAR MALANG – Masyarakat yang berencana melihat bulan lewat teleskop di Observatorium Bosscha sepertinya harus bersabar dulu. Observatorium bersejarah di Lembang, Bandung Barat, ini masih ditutup untuk kunjungan masyarakat umum.
Peneliti Observatorium Bosscha, Yatny Yulianty, menjelaskan bahwa pihaknya masih menyiapkan infrastruktur penunjang secara bertahap. Ia belum bisa memastikan kapan kunjungan umum akan kembali dibuka.
Salah satu alasannya adalah keterbatasan daya dukung fasilitas dalam menampung pengunjung dalam jumlah besar. Faktor kenyamanan dan keamanan pengunjung juga jadi pertimbangan utama sebelum program kunjungan umum benar-benar berjalan lagi.
Baca Juga: Delapan Bulan, RSSA Malang Catat 2.500 Kunjungan ke Layanan Psikiatri
Meski begitu, bukan berarti Bosscha benar-benar tertutup rapat. Kunjungan kelompok sekolah tetap berjalan setiap Selasa dan Kamis, terbagi dalam dua sesi, yaitu pukul 09.00 sampai 11.00 dan pukul 13.00 sampai 15.00 WIB. Namun, jumlah peserta dalam setiap sesi tetap dibatasi.
Rencana tur malam untuk pengamatan langsung benda langit pun masih dalam tahap pengkajian. Yatny menyebut faktor cuaca sebagai pertimbangan penting karena kegiatan pengamatan sangat bergantung pada kondisi langit yang cerah.
Momen bulan purnama Harvest Moon yang sedang berlangsung sepanjang September 2026 sebenarnya menjadi waktu yang menarik untuk pengamatan langit. Sayangnya, untuk saat ini, masyarakat umum belum bisa menikmatinya langsung lewat teleskop di Bosscha.
Bagi yang penasaran, disarankan untuk terus memantau informasi resmi dari pihak pengelola sebelum merencanakan kunjungan, supaya tidak kecewa saat datang ke lokasi.
Baca Juga: Rupiah Menguat Hari Ini, Pertama Kali Sentuh 17.531 Dalam 2 Bulan Terakhir
Editor : Aditya NovrianSumber : Diolah dari berbagai sumber