MALANG, RADAR MALANG – Berkeliling menikmati suasana Kota Malang kini bisa dilakukan tanpa kendaraan pribadi. Bus Malang City Tour atau Macito menjadi pilihan transportasi wisata yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Bus berwarna-warni dengan jendela terbuka ini diperkenalkan pada Desember 2014 dan mulai beroperasi pada awal 2015 untuk melayani wisatawan berkeliling Kota Malang secara gratis. Masyarakat yang ingin menaiki Macito perlu memperhatikan jadwal keberangkatan karena jam operasional dan rute yang dilalui berbeda.
Pada Senin hingga Kamis, Bus Macito memiliki empat jadwal keberangkatan, yakni Trip 1 pukul 09.00 WIB, Trip 2 pukul 10.00 WIB, Trip 3 pukul 13.00 WIB, dan Trip 4 pukul 14.00 WIB. Sementara itu, pada Sabtu dan Minggu tersedia dua jadwal perjalanan, yaitu pukul 10.00 WIB dan 13.00 WIB.
Untuk rute Senin hingga Kamis dan Sabtu, perjalanan dimulai dari Galery Mbois/Gedung Kartini, Jalan Tangkuban Perahu – Monumen T.G.P Malang – Jalan Semeru – Jalan Besar Ijen – Jalan Sindiro (U-turn) – Jalan Besar Ijen – Simpang Balapan – Jalan Besar Ijen – Jalan Guntur – Jalan Brigjend Slamet Riadi – Jalan Jenderal Basuki Rahmat – Jalan Kahuripan – Jalan Tugu – Jalan Kertanegara – Jalan Trunojoyo (U-turn) – Jalan Kertanegara – Jalan Tugu – Jalan Majapahit – Jalan MGR Sugiyopranoto – Jalan Merdeka Timur – Jalan Merdeka Selatan – Jalan Kauman – Jalan K.H. Hasyim Ashari – Jalan Arif Rahman Hakim – Jalan Jenderal Basuki Rahmat – Jalan Semeru – Jalan Tenis, sebelum kembali ke Galery Mbois/Gedung Kartini.
Sementara pada Minggu, perjalanan dimulai dari Tarekot Malang – Jalan Majapahit – Jalan MGR Sugiyopranoto – Jalan Merdeka Timur – Jalan Merdeka Selatan – Jalan Kauman – Jalan K.H. Hasyim Ashari – Jalan Arif Rahman Hakim – Jalan Jenderal Basuki Rahmat – Jalan Semeru – Monumen T.G.P Malang – Jalan Semeru – Jalan Besar Ijen – Jalan Sindiro (U-turn) – Jalan Besar Ijen – Simpang Balapan – Jalan Besar Ijen – Jalan Guntur – Jalan Brigjend Slamet Riadi – Jalan Jenderal Basuki Rahmat – Jalan Kahuripan – Jalan Tugu – Jalan Kertanegara – Jalan Trunojoyo (U-turn) – Jalan Kertanegara – Jalan Tugu – Jalan Majapahit, sebelum kembali ke Tarekot Malang.
Selain jadwal dan rute, Bus Macito menyediakan tiga jenis layanan wisata keliling Kota Malang, yaitu layanan online, on the spot, serta instansi atau komunitas. Masing-masing layanan memiliki ketentuan yang perlu diperhatikan calon penumpang.
1. Layanan Online
Pada layanan online, calon penumpang wajib datang maksimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan. Penumpang kemudian melakukan konfirmasi kepada admin lapangan dengan menunjukkan barcode pada aplikasi Malang Mbois dan mengantre secara tertib di ruang tunggu. Bus dapat berangkat dengan minimal 10 penumpang dan melayani satu putaran dalam satu trip dengan durasi sekitar 40 menit.
2. Layanan On The Spot
Layanan on the spot tersedia Senin hingga Sabtu dengan titik keberangkatan di Galery Mbois/Gedung Kartini, Jalan Tangkuban Perahu Malang, Kompleks Stadion Gajayana. Sementara pada Minggu, titik keberangkatan berada di Tarekot, Jalan Tugu, belakang Balai Kota Malang. Untuk layanan on the spot, operasional Senin hingga Jumat dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Pada Minggu, layanan dimulai pukul 10.30 WIB hingga selesai. Calon penumpang tetap diwajibkan mengantre secara tertib. Bus berangkat dengan minimal 10 penumpang dan melayani satu putaran dalam satu trip dengan durasi sekitar 40 menit.
3. Layanan Instansi/Komunitas
Layanan instansi atau komunitas diperuntukkan bagi rombongan dan tersedia Senin hingga Jumat. Pengajuan layanan dilakukan maksimal H-14 kepada Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Malang dengan mencantumkan kontak person atau nomor WhatsApp. Jumlah rombongan yang dapat menggunakan layanan ini maksimal 35 orang dewasa, 35 anak berusia di atas 6 tahun, atau 40 anak berusia 4–6 tahun. Setelah mendapatkan konfirmasi, pemohon dapat menggunakan layanan sesuai jadwal dan rute yang telah ditentukan.
Sebelum berangkat, calon penumpang disarankan mengecek kembali jadwal dan rute Bus Macito melalui informasi resmi agar dapat menyesuaikan perjalanan dengan titik keberangkatan yang tersedia. Informasi terbaru dapat dipantau melalui akun Instagram @disporaparkotamalang.
Editor : Aditya NovrianSumber : Berbagai sumber