MALANG, RADAR MALANG – Rujak cingur adalah makanan khas Jawa Timur yang memiliki banyak penggemar. Campuran cingur, sayuran, tahu, tempe, lontong, dan bumbu petis menciptakan rasa yang lezat, manis, serta sedap.
Di Kota Malang, mencicipi rujak cingur bisa dinikmati di dua tempat yang memiliki keunikan dan ciri khas masing-masing. Ada yang tetap mempertahankan rasa klasik, ada juga yang menawarkan pengalaman makan dengan pelengkap yang tidak biasa.
Depot Rujak Cingur Mentawai menjadi salah satu tempat yang dipilih oleh orang-orang yang suka rujak dengan bahan petis yang aromanya kuat. Berada di Jl. Mentawai No.56, Kasin, Kecamatan Klojen, Kota Malang, depot ini terkenal sebagai salah satu tempat yang menjual rujak cingur sudah lama beroperasi.
Ciri khasnya adalah bumbu petis yang lembut dan pekat. Cingur menjadi bagian yang penting dalam satu porsi, dicampur dengan potongan lontong, tahu, tempe, dan sayuran. Untuk mendapatkan satu porsi rujak cingur, pengunjung harus siapkan uang sekitar Rp20.000.
Suasana tempatnya cocok bagi orang yang suka makanan dan ingin mencoba rujak cingur dengan cara yang simpel serta rasanya yang sudah familiar di lidah.
Baca Juga: Cocok Buat Makan Siang, 3 Gado-Gado Malang Ini Punya Bumbu yang Bikin Balik Lagi
Berbeda dengan itu, pengalaman yang menarik bisa ditemukan di Rujak Cingur Klenteng. Restoran ini berada di lantai bawah tanah Yayasan Kelenteng Eng An Kiong, Jl. RE. Martadinata No.1, Kotalama, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Selain rujak cingur, tempat ini punya satu hal yang membuat pengalaman makan di sini lebih berbeda. Rujak cingur disajikan bersama kolak sebagai pelengkap. Gabungan makanan utama dengan hidangan manis ini jadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung yang ingin mencoba sesuatu yang berbeda dari biasanya.
Harga untuk satu porsi rujak cingur berada pada rentang sekitar Rp23.000. Lokasinya di area kelenteng memberikan suasana makan yang berbeda dari depot rujak biasanya.
Kedua tempat itu tetap menyajikan rujak cingur sebagai menu utamanya, tetapi pengalaman yang diberikan tidak sama. Mentawai lebih menekankan rasa bumbu petisnya yang mantap, sedangkan Rujak Cingur Klenteng membawa kesan berbeda dengan tambahan kolak yang unik.
Editor : Aditya Novrian
Sumber : sumber dari berbagai sumber