Bukan Sekadar Bangunan, Tempat Bersejarah di Kota Malang Ini Punya Cerita

Ivonia Faisa Rahma • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 09:00 WIB
Alun-Alun Malang. (Bro Yonathan Channel/Google Maps)
Alun-Alun Malang. (Bro Yonathan Channel/Google Maps)

MALANG, RADAR MALANG – Kota Malang tidak hanya dikenal dengan berbagai tempat wisata, tetapi juga memiliki sejumlah bangunan dan kawasan yang menyimpan cerita sejarah. Beberapa di antaranya bahkan masih digunakan dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat hingga saat ini. Berikut sejumlah tempat bersejarah di Kota Malang yang menarik untuk dikunjungi. 

Alun - alun Malang 

Kawasan ini menjadi salah satu pusat kegiatan masyarakat Malang sejak zaman dulu dan digunakan untuk berbagai kegiatan, mulai dari upacara adat, pemerintahan dan keagamaan, hingga perayaan masyarakat. Kini, Alun-Alun Malang telah direvitalisasi dengan sejumlah fasilitas yang dapat dinikmati pengunjung. Daya tariknya meliputi air mancur, arena skateboard, rumah burung merpati, playground, dan fasilitas air minum isi ulang. Revitalisasi tersebut diresmikan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat pada 28 Januari 2026. Air mancur beroperasi dalam tiga waktu, yaitu pagi pukul 08.00–09.00 WIB dan 10.00–11.00 WIB, sore pukul 14.00–15.00 WIB dan 16.00–17.00 WIB, serta malam pukul 18.30–19.30 WIB dan 20.00–21.00 WIB. Alun-Alun Malang berlokasi di Jl. Merdeka Selatan, Kiduldalem, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Masjid Agung Jami’ Kota Malang 

Berlokasi di Jl. Merdeka Barat No. 3, Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Masjid Agung Jami’ Kota Malang berdiri di atas tanah negara (Goepernemen) seluas kurang lebih 3.000 meter persegi. Pembangunannya dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama dimulai pada 1890, sedangkan pembangunan tahap kedua berlangsung mulai 15 Maret 1903 dan selesai pada 13 September 1903. Hingga saat ini, lokasinya yang strategis menjadikan Masjid Agung Jami’ Kota Malang sebagai salah satu tempat penting untuk kegiatan keagamaan Islam masyarakat Kota Malang.

Gereja Katedral Malang, Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel

Gereja ini berada di Jl. Buring No. 60, Oro-oro Dowo, Kecamatan Klojen, Kota Malang, dan menjadi salah satu bangunan bersejarah dengan arsitektur yang menarik. Gereja Katedral Malang, Santa Perawan Maria dari Gunung Karmel memadukan gaya Romanesque dan Gothic dengan pengaruh Amsterdam School serta Art Deco. Bangunannya dirancang oleh arsitek Rijksen en Estourgie dan dibangun oleh NV Bouwkundig Bureau Siten en Louzada. Pembangunan dimulai pada 11 Februari 1934 dan diresmikan pada 28 Oktober 1934. Bangunan ini ditetapkan sebagai Bangunan Cagar Budaya pada 2018 dan hingga kini masih digunakan sebagai tempat ibadah umat Katolik.

Editor : Aditya N. Rian
Sumber : Berbagai sumber
#sejarah #wisata #wisatamalang #Malang #malangkota