MALANG, RADAR MALANG – Mencari bakso di Kota Malang selalu terasa seperti tidak pernah selesai. Di tengah banyaknya pilihan makanan, bakso Solo tetap memiliki tempat khusus di hati para pencinta kuliner. Cita rasa gurih, kuah kaldu hangat, serta tekstur pentol yang khas membuat kuliner ini cocok disantap kapan saja.
Dua tempat yang masuk dalam daftar kuliner adalah Bakso Solo Kidul Pasar dan Bakso Solo Pak Man (Brengos). Keduanya menggunakan nama bakso Solo, tetapi memberikan pengalaman makan yang berbeda.
Bakso Solo Kidul Pasar jadi salah satu makanan legendaris yang sudah lama dikenal dan disukai di Kota Malang. Usaha ini mulai berjualan di Malang sejak tahun 1965 dan sampai saat ini. Nama Kidul Pasar diambil dari lokasi awal pedagang berjualan, yaitu di bagian selatan Pasar Besar Malang.
Salah satu cabangnya berada di Jl. Ahmad Yani No.57, Purwodadi, Desa Blimbing, Kota Malang. Menu baksonya tersedia dengan berbagai pilihan seperti pentol, tahu, hingga gorengan. Berdasarkan menu terbaru, harga satu porsi bakso campur berkisar Rp25.000.
Baca Juga: Martabak Madura di Malang, Jajanan Sederhana yang Diam-Diam Bikin Nagih
Sementara itu, Bakso Solo Pak Man (Brengos) di Jl. Kolonel Sugiono No.142C, Ciptomulyo, Kecamatan Sukun, Kota Malang juga memiliki sejarah yang cukup lama. Tempat ini telah berdiri sejak tahun 1967 dan menyajikan bakso campur yang terdiri dari empat pentol, tahu, dan soun. Harganya sekitar Rp20.000 per porsi.
Yang membuat Bakso Solo Pak Man semakin menarik adalah adanya bakso bakar yang menjadi salah satu menu favoritnya. Sajian ini menawarkan pilihan berbeda bagi pengunjung yang ingin menikmati bakso dengan aroma dan rasa yang lebih khas dari proses bakaran.
Dua lokasi ini menunjukkan bahwa masakan bakso Solo di Malang tidak hanya tentang satu porsi kuah yang hangat. Ada cerita yang cukup panjang, resep yang masih dipertahankan hingga kini, serta berbagai pilihan menu yang membuatnya tetap diminati.
Editor : Aditya N. Rian
Sumber : sumber dari segala sumber