MALANG, RADAR MALANG – Kota Malang memang terkenal dengan berbagai pilihan bakso yang beragam. Selain bakso sapi, ada juga bakso yang terbuat dari daging babi yang memiliki penggemarnya sendiri. Bagi orang yang suka makanan non-halal, Bakso Ibab dan Bakwan Genjix bisa jadi dua pilihan yang berbeda dalam hal rasanya.
Bakso Ibab berada di Jl. Langsep Barat I No.5, Pisang Candi, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Tempat ini menawarkan berbagai masakan dari babi, bukan hanya bakso, tetapi juga cwie mie serta berbagai jenis menu pendamping lainnya.
Bakso merupakan salah satu makanan yang sering dicari oleh banyak orang. Pilihan tersedia dalam beberapa tekstur, mulai dari bakso yang lembut hingga yang kasar. Kuah yang beraroma gurih kemudian diisi dengan berbagai jenis gorengan dan siomay. Selain itu, tersedia beberapa menu lainnya seperti babi kecap, babi ngohiang, serta cwie mie dengan berbagai pilihan topping. Harga makanan di Bakso Ibab berkisar antara Rp20 - 40.000.
Baca Juga: Pecinta Olahan Babi, Dua Kuliner di Malang Ini Punya Menu yang Beragam
Sementara itu, Bakwan Genjix menawarkan konsep yang lebih lengkap bagi pecinta bakwan atau bakso babi. Pusatnya berada di Jl. Ananas No.15, Pisang Candi, Kecamatan Sukun, sedangkan salah satu cabangnya berada di Jl. Borobudur No.9, Malang.
Isian yang tersedia cukup beragam. Selain bakso dan bakwan, pengunjung juga bisa menemukan jeroan, kulit, tahu isi, gorengan, baikut, hingga belungan sumsum. Ada juga beberapa pilihan menu lain seperti pangsit mie babi dengan saus kecap dan nasi babi saus kecap. Harga item baksonya sekitar Rp4.000, sedangkan beberapa menu utamanya berada di harga Rp25.000.
Kedua tempat itu menyajikan olahan bakso babi, namun pilihan isian dan menu pendampingnya beragam. Bakso Ibab lebih banyak menggunakan olahan babi dalam satu porsi, sedangkan Bakwan Genjix memungkinkan kamu memilih berbagai bahan isian dalam satu porsi bakwan.
Perlu diperhatikan bahwa kedua tempat tersebut menyajikan makanan yang tidak halal dan menggunakan bahan dasar daging babi.
Editor : Aditya N. RianSumber : sumber dari berbagai sumber