JawaPos.com – Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Barat (Kejari), Patris Yusrian Jaya, mengaku telah menerima petikan putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA) soal kasus Ridho Rhoma. Menurutnya, kemungkinan Ridho Rhoma akan ditempatkan di lembaga pemasyarakatan (lapas) Salemba.

Ia mengatakan, pihaknya telah memanggil Ridho Rhoma untuk hadir pada Senin (15/4) ini. Pasalnya, dari hitungan Kejari Jakarta Barat, Ridho akan menjalani masa pidana penjara selama 8 bulan atas vonis kasasi 1,5 tahun penjara.

Sampai saat ini, kasus yang menimpa Ridho Rhoma belum juga usai. Putra raja dangdut Rhoma Irama itu masih harus menjalani prosedur dari Kejari Jakarta Barat.

Kuasa Hukum Ridho Rhoma, Achmad Cholidin mengatakan bahwa kliennya itu tidak dapat memenuhi panggilan kejaksaan pada hari ini.

“Jadi tadi saya sudah bertemu Kasi Pidum dan memberikan surat. Surat itu berisikan kalau Ridho, akan memenuhi panggilan kejaksaan, jika sudah menerima petikan atau salinan putusan asli dari putusan kasasi MA,” kata Achmad Cholidin saat ditemui di Kejari Jakarta Barat, Senin (15/4).

Sang ayah, Rhoma Irama juga mengatakan bahwa sampai saat ini anaknya belum mendapatkan salinan atau petikan dari MA terkait hal itu. Dengan demikian, jika Ridho tidak memenuhi panggilan bukan berarti putranya itu tidak taat hukum.

“Jadi hari ini Ridho belum bisa memenuhi panggilan kejaksaan untuk melakukan eksekusi. Secara hukum, eksekusi bisa dilakukan kalau Ridho sudah menerima salinan dan petikan putusan (kasasi) dari MA. Pengacara harus menerima itu dulu, baru eksekusi dilakukan. Tapi sampai detik ini Ridho dan pengacaranya belum menerima itu semua,” pungkasnya.

Editor : Deti Mega Purnamasari

Reporter : Aginta Kerina Barus