JawaPos.com – Sebuah spanduk yang menyerang capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) beredar diduga di kawasan Tanah Abang, Jakarta. Spanduk itu bertuliskan #PKIBerkedokPancasila, #JKWBersamaPKI #JKWHoaxNasional, #JKWGunderuwoNasional #JKWSontoloyoNasional dan 2019 Tenggelamkan PKI.

Sedangkan pada bagian bawah spanduk terdapat tulisan Prabowo-Sandi for Presiden Indonesia Kuat. Selain itu, pada sisi kiri spanduk terpampang foto pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Adapun spanduk tersebut belakangan diketahui ada di Jalan Al Habsyi, Kelurahan Kebon Kacang, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Saat dikonfirmasi, Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) DKI Jakarta, Puadi mengatakan spanduk tersebut telah dicopot, karena menyudutkan salah satu capres.

?”Sudah diturunkan pada pagi kemarin (Selasa 4/12),” ujar Puadi kepada JawaPos.com, Rabu (5/12).

Saat ini Bawaslu DKI Jakarta bekerja sama dengan pihak kepolisian sedang melakukan investigasi kasus tersebut. Misalnya mencari ada atau tidak CCTV dan siapa yang melakukan itu.

“Jadi, upaya penindakan saat ini sudah diturunkan, dan kami juga perintahkan mencari informasi dan melakukan investigasi. Karena tempatnya di Jakarta Pusat,” katanya.

Lebih lanjut Puadi mengatakan, tidak ada tampat lain yang terpampang spanduk tersebut. Lokasi pemasangan spanduk yang menyudutkan Jokowi hanya ada di kawasan Kebon Kacang, Jakarta Pusat.

“Memang hanya ada di situ? satu (kawasan Kebon Kacang),” pungkasnya.

(gwn/JPC)