KOTA BATU – Sekali dayung, dua tiga pulau terlampaui. Peribahasa itu agaknya cocok menggambarkan terobosan baru dari Pemkot Batu ini. Nama terobosan baru itu yakni membayar pajak bumi dan bangunan (PBB) dengan sampah.

Di satu sisi, program itu diarahkan untuk kampanye peduli lingkungan. Pada sisi yang lain, program itu juga diarahkan untuk peningkatan serapan PBB. Seperti diketahui, rekap serapan itu tahun lalu terbilang lemah.

Dari total target senilai Rp 23 miliar, pemkot hanya bisa merealisasikannya di angka 76,9 persen, atau hanya mendapat Rp 17,8 miliar. Dalam peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) beberapa waktu yang lalu, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko berharap terobosan baru itu juga bisa meningkatkan kualitas kebersihan di wilayahnya. ”Saya ingin Kota Batu ini bukan hanya berkesan karena wisatanya, tetapi juga terkesan kebersihannya,” kata dia pada Jawa Pos Radar Batu.

Dia optimistis terobosan tersebut bakal disambut baik oleh warganya. ”Luar biasa itu (terobosannya), insya Allah bisa menjadikan semangat ibu-ibu untuk kemudian membayar sampah dan partisipasi masyarakat untuk membayar PBB meningkat,” sambung Dewanti. Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu Arief As Siddiq. ”Semoga masyarakat makin termotivasi (untuk membayar pajak),” kata dia.

Secara teknis, banderol harga untuk setiap sampah yang disetorkan warga bakal di-update DLH per bulannya. Langkah itu dilakukan untuk menyesuaikan dinamisnya harga. Contohnya seperti harga kertas koran bekas. Di pengepul biasanya dihargai Rp 2.300 per kilogram. Sementara di bank sampah bakal dihargai Rp 2.500 per kilogram. Dengan kemudahan pembayaran PBB tersebut, dia yakin serapannya bakal bertambah banyak.

”Sebelum jatuh tempo (PBB) kira-kira bisa dapat Rp 7 miliar,” sambung dia. Efek positif lainnya juga ditarget DLH. Efek itu yakni berkurangnya sampah-sampah plastik di Kota Batu. Untuk memaksimalkan program itu, DLH bakal memaksimalkan 135 bank sampah di tiga kecamatan. Kerja sama dengan pihak desa dan kelurahan juga bakal dijalin untuk mempermudah layanan terhadap warga. (msa/c1/by)

Pewarta               : Mochamad Sadheli
Copy Editor         : Amalia Safitri
Penyunting         : Bayu Mulya