KOTA MALANG – PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) per 10 Februari lalu.

“Alhamdulillah ngirit pengeluaran buat bensin motor,” kata warga Klojen, Muhammad Hartono, 49.

Direktur Pemasaran Retail PT Pertamina (Persero)) Mas’ud Khamid dalam rilisnya mengatakan penurunan harga itu dipengaruhi oleh dua faktor. Yakni menurunnya harga minyak mentah dunia dan penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika

Diketahui, penurunan harga empat produk BBM itu berkisar antara Rp 50 hingga Rp 800. Rinciannya, Pertamax Turbo dari Rp 12 ribu menjadi Rp 11.200 per liter. Pertamax dari Rp 10.200 menjadi Rp 9.850 per liter. Dexlite dari Rp 10.300 menjadi Rp 10.200 per liter. Dex dari Rp 11.750 menjadi Rp 11.700

Sementara, pertalite dibandrol dengan harga tetap, yakni Rp 7.650 per liter. Khusus harga jual Premium di Jawa, Madura dan Bali juga turun dari Rp 6.550 menjadi Rp 6.450 per liter. Sehingga harga premium dan di Jawa, Madura dan Bali serta non-Jawa Madura dan Bali sama.

Ia berharap agar dengan dilakukannya penyesuaian harga ini mampu mendorong loyalitas masyarakat untuk menggunakan produk-produk BBM berkualitas.

Bahkan, pihaknya juga siap menerima aduan dari masyarakat jika memang terjadi kelanggkaan pasokan BBM jenis premium.

Pewarta : Feni Yusnia
Foto : Feni Yusnia
Penyunting : Fia