MALANG KOTA – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kota Malang terpaksa bekerja ekstra keras di musim kemarau ini. Sebab, setiap hari harus melakukan dua kali penyiraman taman. Padahal, di musim penghujan penyiraman cukup satu kali.

Apalagi kawasan khusus seperti Jalan Ijen, taman median jalan harus mendapatkan asupan air yang cukup. Sebab, jika penyiramanannya kurang, rumput dan bunga di taman terancam mati. Akibatnya, keindahan kawasan yang jadi ikon Kota Malang itu bakal rusak.

Plt Kepala Disperkim Kota Malang Erik Setyo Santoso menyatakan, pihaknya harus memastikan bahwa rumput dan bunga taman di musim kemarau tidak layu. Untuk itu, penyiraman disesuaikan dengan kebutuhan. ”Paling berat memang musim kemarau. Pagi dan sore hari harus menyiram taman,” ujar Erik kemarin (18/9).

Pewarta: Aris Syaiful Anwar
Fotografer: Bayu Eka Novanta
Editor: Mahmudan