RADAR MALANG - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas secara virtual untuk membahas perkembangan penanganan erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki di Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Saat ini, Prabowo tengah melakukan kunjungan ke Amerika Serikat dan berada di Washington DC sehingga tidak dapat hadir secara langsung.
Prabowo hadir melalui konferensi video didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Prabowo membuka rapat dengan meminta laporan terkini terkait situasi di lapangan.
"Saya ingin diberi update bagaimana tentang keadaan bencana di Gunung Lewotobi Laki Laki di Flores Timur, NTT. Mohon saya diberi update, silakan," ucapnya.
Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, memberikan penjelasan mengenai upaya tanggap darurat yang telah dilakukan sejak erupsi pertama pada 3 November 2024 dini hari.
Pratikno melaporkan bahwa tim gabungan yang terdiri dari BNPB, Kementerian Sosial, TNI, Polri, serta pemerintah daerah telah melakukan langkah-langkah evakuasi dan penyelamatan. Hingga saat ini, lebih dari 13 ribu warga dilaporkan telah dievakuasi ke tempat aman.
"Tadi pagi kami juga sudah melakukan rapat koordinasi yang dipimpin oleh Bapak Wapres, dan sejak erupsi tanggal 3 dini hari, BNPB, Kemensos, TNI, Polri, serta Pemda langsung bergerak untuk menyelamatkan dan mengevakuasi warga," jelas Pratikno dalam laporannya.
Sementara itu, berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), aktivitas erupsi Gunung Lewotobi Laki-Laki masih berstatus level IV Awas.
Letusan terbaru tercatat terjadi pada Selasa (12/11) pukul 17.10 WITA, dengan tinggi kolom abu mencapai sekitar 1.500 meter di atas puncak dan berlangsung selama 504 detik. (Mahija)
Editor : Aditya Novrian