MALANG KOTA – UM (Universitas Negeri Malang) sukses menyelenggarakan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) pada 17–18 Agustus 2025. Kegiatan tahun ini diikuti sebanyak 12.974 mahasiswa baru (maba) dan mengusung tema UM Sehat, Bergerak, dan Berdampak.
PKKMB diawali dengan upacara bendera di Stadion Cakrawala pada 17 Agustus lalu. Kegiatan tersebut menjadi tradisi tahunan UM untuk menanamkan semangat nasionalisme sekaligus mengawali perjalanan akademik para mahasiswa baru.
Setelah upacara, mahasiswa diajak berkreasi melalui papershow dengan berbagai bentuk. Di antaranya logo UM, capaian prestasi kampus yang masuk peringkat ke-11 terbaik se-Asia, hingga kampanye nilai-nilai integritas, anti korupsi, dan peduli lingkungan.
Rektor UM Prof Hariyono MPd menyampaikan, tema PKKMB tahun ini selaras dengan arah besar pengembangan UM sebagai Perguruan Tinggi Negeri Berbadan Hukum. ”PKKMB 2025 kami rancang untuk mengarahkan mahasiswa baru menjadi pembelajar yang berdampak, sekaligus meneguhkan UM sebagai kompas moral dan pusat lahirnya pemimpin masa depan,” terang Prof Hariyono.
Sebagai tamu kehormatan, UM menghadirkan Prof Stella Christie, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek). Akademisi sekaligus alumnus Harvard University itu menyampaikan materi tentang ”Menjadi Generasi Pembelajar Berdampak” pada 18 Agustus.
Dalam pemaparannya, Prof Stella menekankan pentingnya setiap mahasiswa memiliki tujuan jelas dalam menempuh pendidikan tinggi. ”Kalau sudah tahu tujuan akhirnya, kita bisa mundur ke belakang untuk mematangkan rencana meraihnya,” ujarnya di hadapan ribuan mahasiswa baru.
Lebih lanjut, ia juga membagikan keterampilan inti yang wajib dimiliki generasi muda. Di antaranya kemampuan menulis argumen dengan baik, growth mindset, serta keterampilan memecahkan masalah.
Melalui rangkaian PKKMB, UM berharap mahasiswa baru dapat menapaki awal perkuliahan dengan motivasi tinggi. Dengan bekal nilai integritas, keterampilan abad 21, dan jiwa nasionalisme, para maba diharapkan mampu menjadi pembelajar berdampak yang memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan dunia. (aff/adn)
Editor : A. Nugroho