RADAR MALANG – Warganet dihebohkan penampakan video ambruknya Patung Liberty yang ikonik. Tampak patung ini mendadak roboh di area parkir terbuka usai terjadi badai. Ambruknya patung ini memicu banyak komentar.
Ada yang menduga itu hanya permainan artificial intelligence (AI) yang memang marak belakangan ini. Ada pula yang menyakini kebenarannya.
Bagaimana faktanya? Berdasarkan penelusuran yang dilakukan Jawa Pos Radar Malang, patung berwarna biru kehijauan ini bukanlah patung Liberty yang selama ini ada di New York, Amerika Serikat. Melainkan patung replika yang punya kemiripan yang cukup identik dengan patung Liberty.
Hanya saja, lokasinya berada di Kota Guaiba, negara bagian Rio Grande do Sul, Brasil. Diduga struktur patung yang setinggi 24 meter itu patah dan ambruk karena dipicu cuaca ekstrem, Senin (15/12) waktu setempat.
Sejumlah saksi sempat merekam detik-detik peristiwa itu yang berlangsung sore hari. Mulai saat patung miring hingga kemudian jatuh hingga ke jalan yang difungsikan sebagai area parkir tersebut.
Wali Kota Guaíba, Marcelo Maranata, memastikan insiden tersebut tidak menimbulkan korban. Menurut sang Wali Kota, pihak yang berwenang langsung mengamankan dan mengosongkan lokasi begitu ada kabar memburuknya cuaca di wilayah tersebut.
“Langkah pengamanan cepat berhasil mencegah warga dan pengunjung mendekati area berisiko. Keselamatan publik menjadi prioritas utama,” kata Maranata seperti dikutip JawaPos.com.
Sebelumnya, Badan Perlindungan Sipil Rio Grande do Sul memang sudah memberikan peringatan adanya cuaca ekstrem di kawasan setempat, termasuk Guaiba.
Warga mendapat informasi langsung melalui ponsel mereka masing-masing tentang kondisi itu melalui sistem peringatan darurat nasional. Apalagi diduga ada potensi badai yang bisa menyebabkan bencana.
Daya Tarik Ritel, Baru Lima Tahun Berdiri
Replika Patung Liberty di Kota Guaíba bukan monumen bersejarah seperti Patung Liberty asli di New York, Amerika Serikat yang dirancang oleh Frédéric-Auguste Bartholdi.
Sudah berdiri sekitar 139 tahun atau tepatnya dibuka pada 1886, Patung Liberty di New York menjadi simbol kebebasan dan persahabatan antara Prancis dan AS.
Sebaliknya, replika di Guaíba adalah bagian dari tradisi komersial modern di Brasil. Patung ini dipasang di luar sebuah megastore Havan, sebuah jaringan toko ritel besar di Brasil yang dikenal memasang replika Patung Liberty di depan banyak cabangnya di seluruh negeri sebagai identitas visual dan daya tarik bagi pelanggan.
Replika tersebut dipasang di Guaíba sekitar tahun 2020 sebagai bagian dari strategi branding Havan untuk menarik pengunjung ke toko mereka yang besar.
Patung ini memiliki tinggi sekitar 24 meter, jauh lebih kecil dari patung aslinya di New York tetapi sangat mencolok secara visual.
Selain di Guaíba, banyak cabang Havan di Brasil juga memajang replika serupa; beberapa bahkan setinggi puluhan meter, termasuk yang sangat besar di Barra Velha, Santa Catarina. (rm)
Editor : A. Nugroho