Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Agar Tak Picu Banjir, Ini 5 Kriteria Drainase yang Baik

Aditya Novrian • Rabu, 28 Januari 2026 | 14:15 WIB
Air meluap di jalan (freepik/wirestock)
Air meluap di jalan (freepik/wirestock)

RADAR MALANG - Drainase adalah salah satu fasilitas penting dalam perencanaan pembangunan. Drainase berfungsi untuk mengurangi potensi terjadinya banjir, mengatur level air tanah, menghindari erosi, serta menghambat kerusakan jalan dan bangunan. Untuk memperoleh manfaat besar tersebut, diperlukan sistem drainase yang bekerja dengan baik. Berikut ini lima kriteria yang menunjukkan sistem drainase yang dapat dikategorikan baik.

1. Memiliki ukuran saluran yang tepat

Drainase perlu memiliki ukuran yang tepat sesuai dengan banyaknya air yang akan diarahkan. Apabila saluran memiliki ukuran yang kecil, maka akan mengakibatkan air tergenang dan menyebabkan luapan. Oleh karena itu, diperlukan ukuran yang sesuai agar menjamin aliran air tetap lancar dan terbebas dari kendala.

2. Memiliki kemiringan dasar yang sesuai

Dasar kemiringan saluran harus dirancang dengan baik agar proses pengaliran dapat berlangsung secara alami dengan memanfaatkan gaya gravitasi. Diperlukan pertimbangan pada kecepatan aliran dengan batasan kecepatan minimum untuk menghindari pengendapan. Selain itu, perlu perhatian juga pada batasan kecepatan maksimum agar tidak menyebabkan kerusakan pada dasar dan sisi saluran. 

Baca Juga: Dewan Dorong Pemerintah Kota Malang Ambil Alih Penghijauan Soehat, Janji Tanam Pohon Pascaproyek Drainase Dinilai Belum Jelas

3. Air tidak meresap ke dinding saluran

Kriteria penting untuk drainase yang baik adalah air di permukaan tidak boleh meresap ke dalam saluran. Oleh karena itu, struktur saluran harus berasal dari bahan yang tidak mudah bocor dan bisa menahan air, seperti beton. Saluran yang dapat menyerap air akan memberikan dampak buruk, seperti menyebabkan pencemaran lingkungan sekitar. 

4. Mudah dalam pemeliharaan

Drainase yang baik harus memiliki kemudahan dalam perawatan dan pembersihan. Kegiatan pemeliharaan secara berkala, seperti membersihkan saluran dari kotoran penting untuk memastikan aliran air tidak terhambat. Sistem drainase yang tidak mudah diakses akan mempersulit upaya pembersihan dan perawatan sehingga meningkatkan kemungkinan terjadinya penyumbatan. 

5. Tahan terhadap perubahan cuaca

Drainase yang baik harus tahan menghadapi kondisi cuaca yang sangat ekstrem. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan bahan yang memiliki daya tahan baik, berjangka waktu lama, dan kebal terhadap korosi. Hal tersebut akan membuat sistem drainase beroperasi dengan efisien walaupun berada dalam kondisi lingkungan yang berubah-ubah. 

Penerapan sistem drainase yang tepat merupakan elemen krusial dalam pengelolaan pembangunan. Meski sistem drainase telah berfungsi dengan baik, kerja sama antara pemerintah dan warga tetap diperlukan untuk mewujudkan lingkungan yang aman dan sehat. Pemerintah berperan dalam pengawasan dan perawatan, sementara masyarakat berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Disunting kembali oleh: Afida Rahma Tsabita

 

Editor : Aditya Novrian
#Drainase #Banjir #kriteria