MALANG KOTA – Sebanyak 705 tenaga kesehatan (nakes) menjadi benteng medis untuk jamaah Harlah Satu Abad NU. Tim yang terdiri atas dokter spesialis hingga perawat terampil itu akan selalu siaga memberi pertolongan jamaah yang mengalami gangguan kesehatan. Juga disiagakan 53 unit ambulans.
Sekitar 705 nakes berasal dari 200 personel RSU Dr Saiful Anwar (RSSA) dan 585 dari tiga pemda di Malang Raya. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang Husnul Muarif merinci jumlah personel di masing-masing pemda di Malang raya. Kota Malang mendominasi dengan 345 personel. Kemudian Kabupaten Malang menugaskan 180 nakes dan Kota Batu 60 personel. ”Selain personel, panitia juga menyediakan 53 ambulans,” ujar Husnul kemarin (6/2).
Ratusan nakes tersebar di 27 titik transit, baik di dalam maupun luar Stadion Gajayana. ”Masing-masing tempat transit nanti ada satu tim kesehatan (timkes) dan satu ambulans. Satu timkes terdiri atas tiga orang, yakni dokter, driver, dan paramedis,” kata mantan direktur RSUD Kota Malang itu.
Bagi jamaah yang mengeluhkan kondisi kesehatan, bisa langsung mendatangi tim kesehatan di tempat transit. Khusus Stadion Gajayana area dalam terdapat lima timkes. "Di area Stadion Gajayana juga ada ruangan mini ICU. Nakes yang bertugas berasal dari RSU Dr Saiful Anwar (RSSA), kemudian RST Soepraoen, dan RS Bayangkara Kota Batu," tuturnya.
Selain petugas yang sudah siaga di titik tertentu, pihaknya juga menerjunkan empat timkes mobile. Mereka akan berkeliling menggunakan roda dua. Karena ada beberapa titik yang tidak bisa dijangkau dengan roda empat. "Tim kesehatan akan stand by sejak Sabtu (7/2) pukul 12.00 hingga Minggu jam 9 pagi," papar Husnul.(adk/mel/dan)
Editor : Aditya Novrian