Stabilkan Harga, Mendag Perintahkan Gula Sitaan untuk Operasi Pasar

Menteri Perdagangan Agus Suparmanto saat kunjungan ke Pabrik Gula Kebonagung, Kabupaten Malang, Rabu (20/5).

MALANG – Menteri Perdagangan Agus Suparmanto memerintahkan 300 ton gula hasil sitaan dari distributor nakal di Malang Raya digunakan untuk operasi pasar. Langkah itu dilakukan untuk secepatnya menyetabilkan harga gula yang melambung tinggi menjelang Hari Raya Idul Fitri.

“Saya minta ketika administrasi (pengurusan gula sitaan) usai, bisa segera didistribusikan. Kalau bisa selesai hari ini (kemarin) secepatnya didistribusikan, tidak perlu menunggu terlalu lama,” kata Agus di sela kunjungan ke Pabrik Gula (PG) Kebonagung, Kabupaten Malang, Rabu (20/5).

Menurut Agus, operasi pasar dinilai sanggup memperlancar distribusi gula yang selama ini terlalu lama. “Makin lama dan panjang jalur distribusi, maka harganya akan makin naik,” ujarnya.

Rencananya, gula yang dijadikan objek distribusi pasar adalah hasil sitaan tim Satgas Pengawasan Bahan Pangan Kemendag RI. Totalnya, ada 300 ton gula yang disita tim dari hasil sidak penimbunan distributor nakal di Malang Raya. Gula sitaan milik distributor nakal yang dititipkan di gudang PG Kebonagung, Malang.

“Nanti kita proses untuk distribusi gula hari ini, kita dropping untuk operasi pasar, dengan temuan – temuan ini bisa dialihkan ke program-program operasi pasar,” kata Agus.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Editor: Hendarmono Al Sidarto