BNI Syariah Siapkan Strategi Khusus Hadapi New Normal

Customer service BNI Syariah Cabang Malang melayani nasabah milenial. Untuk menggenjot penyaluran kredit perumahan di kalangan muda, BNI meluncurkan program Tunjuk Rumah.

KOTA MALANG – BNI Syariah akan mengoptimalkan pencapaian kinerja di era new normal. Salah satu strategi yang akan digarap adalah melalui program Platform Sekolah Pintar (PSP). Aplikasi ini dilaunching tahun lalu dan akan dioptimalkan di tahun ini bersamaan dengan tren pendidikan daring akibat pandemi Covid-19.

Tampilan aplikasi PSP

Branch Manager BNI Syariah Cabang Malang, Zaenal Arifin menjelaskan, aplikasi PSP memungkinkan orang tua terhubung dengan sekolah untuk memantau aktifitas murid. Di Aplikasi ini, terdapat fitur student profil, jadwal belajar, berita atau pengumuman terkini dari sekolah, silabus, hingga transaksi pembayaran biaya sekolah melalui kartu digital yang bisa ditop up melalui rekening BNI.

“Sasaran dari aplikasi ini adalah sekolah mulai dari TK hingga SMA,” jelas Zaenal.
Pria kelahiran Tegal ini menjelaskan, sejak diluncurkan tahun lalu, ada sekitar 1800 user PSP di Kota Malang yang terbagi di dua sekolah, yakni Ponpes Daarul Ukhuwwah dan Tazkia Islamic Internasional Boarding School.

“Produk digital ini cocok untuk diaplikasikan di Kota Malang yang notabene kota pendidikan,” jelas pria yang sebelumnya bertugas di Tangerang ini.

Pria ramah ini melanjutkan, PSP merupakan satu dari beberapa produk unggulan BNI Syariah untuk menggenjot kinerja, dimana pada tahun ini, penyerapan Dana Pihak Ketiga (DPK) ditargetkan sebesar Rp 150 miliar dan penyaluran kredit sebesar Rp 160 miliar.

“Untuk penyaluran kredit, khususnya consumer, kami memiliki beberapa produk unggulan khusus untuk BNI Griya iB Hasanah, yaitu program Tunjuk Rumah yang akan berlangsung hingga 30 Juni mendatang,” terang dia.

Maket salah satu perumahan di Kota Malang, BNI Syariah bekerjasama dengan sedikitnya 50 developer untuk program Tunjuk Rumah.

Zaenal menerangkan, program Tunjuk Rumah menyasar nasabah fix income dari kalangan karyawan baik pemerintahan maupun swasta. Keistimewaan yang ditawarkan adalah pembiayaan kepemilikan rumah dengan tarif khusus, BNI Griya iB Hasanah juga memberikan kemudahan bagi nasabah muda untuk memiliki rumah melalui fasilitas pembiayaan dengan angsuran hingga 20 tahun. Hingga saat ini, ada sekitar 50 developer perumahan yang telah bergabung dengan program tersebut.

“Respon pasar cukup bagus, di triwulan pertama, pembiayaan rata-rata Rp 7 miliar per bulan, April lalu mengalami pelambatan, namun di Mei kemarin tercatat pembiayaan sebesar Rp 8 miliar,” pungkas dia.

Foto: Bob Bimantara
Penyunting: Fia