1 Juni Mal Boleh Beroperasi, Melanggar Protokol Kesehatan Langsung Ditutup

Keramaian pengunjung salah satu pusat perbelanjaan di Kota Malang sebelum diberlakukannya pembatasan sosial berskala besar.

KOTA MALANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memberikan warning bagi pengelola mal dan hotel yang melanggar protokol kesehatan Covid-19. Ketahuan melanggar, sanksi tegas penutupan izin operasional langsung dilakukan.

“Ketahuan ada yang melanggar protokol Covid-19, izin operasional mal langsung ditutup,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang Wasto ditemui selesai melakukan pertemuan dengan pelaku usaha di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Jumat (29/5).

Penegasan Wasto tersebut, terkait rencana Pemkot Malang yang akan membuka kembali pengoperasian mal dan hotel pada 1 Juni 2020 saat transisi new normal. Menurut dia, protokol kesehatan wajib diterapkan jika mal dan hotel ingin beroperasi kembali.

Wasto menjelaskan, protokol kesehatan yang harus dipenuhi di antaranya membatasi pengunjung 50 persen dari toal kuota pengunjung saat beroperasi. “Misalnya, mal atau hotel itu daya tampungnya 1.000 orang. Ya harus dipangkas 50 persennya,” ujar dia.

Selanjutnya, kata Wasto, setiap pelaku usaha dan mal wajib menyediakan tempat cuci tangan, thermo gun, hand sanitizer, dan wajib melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin. “Pegawai serta pengunjung juga wajib memakai masker. Kalau tidak taat ya tidak boleh masuk,” tandasnya.

Terakhir, kata Wasto, setiap mal dan hotel harus membuat gugus tugas Covid-19 untuk menangani pengunjung jika ada yang diduga terpapar. “Pembentukan gugus tugas Covid-19 supaya mudah dan cepat berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kota Malang,” imbuhnya.

Menanggapi warning Sekda Kota Malang tersebut, Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Malang Raya Suwanto mengaku setuju dan akan melaksanakannya.

“Kami sudah menyiapkan semua yang diminta dalam protokol kesehatan. Seperti pengadaan hand sanitizer dan thermo gun. Jadi, kami sudah siap kalau memang nanti mal boleh buka,” kata Suwanto.

Bahkan, lanjut Suwanto, setiap mal menyiapkan ruangan khusus isolasi jika ditemukan pengunjung yang suhunya di atas 37° celcius. “Itu langsung kami arahkan ke ruang isolasi dan kami koordinasikan ke Satgas Covid-19 Kota Malang untuk penanganan lebih lanjut,” ujar dia.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor: Hendarmono Al Sidarto