APPBI: Pemkot Malang Gamang Buka Bioskop di Mal

Ketua APPBI Malang Raya Suwanto.

KOTA MALANG – Asosiasi Persatuan Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Malang Raya mengusulkan agar Pemkot Malang mengizinkan bioskop-bioskop di dalam mal buka saat masa new normal. Namun, Pemkot masih gamang terhadap usulan tersebut karena akan memunculkan kerumunan massa.

Hal itu diutarakan Ketua APPBI Malang Raya Suwanto kepada Pemkot Malang saat menghadiri acara pertemuan para pelaku usaha dengan Pemkot Malang di Ruang Sidang Balai Kota Malang, Jumat (29/5).

“Kata Pak Sekda (Sekda Kota Malang Wasto) tadi jangan dulu dibuka karena khawatir ada keramaian massa di bioskop dan akan menularkan virus,” kata Suwanto ditemui seusai pertemuan.

Selain itu, kata Suwanto, dalam draf Peraturan Walikota (Perwal) terkait new normal, pembukaan pengoperasian bioskop tidak disinggung. Padahal, pembukaan bioskop ini penting untuk menjadi hiburan masyarakat sekaligus menghidupkan perputaran ekonomi.”Ingin sampai kapan? Kan kita juga nggak tahu kapan korona ini berakhir,” tuturnya.

Suwanto menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan protokol kesehatan Covid-19 jika sarannya untuk membuka bioskop diterima oleh Pemkot Malang. Di antaranya menerapkan physical distancing dengan memberi jarak antar tempat duduk di bioskop. “Setiap akan masuk akan kami cek suhu tubuh penonton dengan thermo gun. Ketika didapati suhunya tinggi kami larang memasuki bioskop,” ujar dia.

Selain itu, lanjut Suwanto, pihaknya juga akan menyemprot disinfektan ke seluruh ruangan setelah selesai pemutaran film. “Saat film berakhir biasanya ada waktu jeda setengah jam. Ini bisa kami gunakan untuk menyemprot disinfektan ke seluruh ruangan agar tetap aman,” papar dia.

Suwanto berharap sarannya ini didengarkan Pemkot Malang dan mulai menggodok tentang peraturan pembukaan bioskop sekaligus protokolnya dalam Perwal new normal.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Editor: Hendarmono Al Sidarto