Setelah Tiga Bulan Mati Suri, Bioskop-Bioskop Malang Raya Siap Beroperasi Kembali

KOTA MALANG – Dibanding jenis usaha lain, bioskop menjadi yang paling lama ‘mati suri’ selama wabah korona. Bioskop-bioskop di Malang Raya bahkan sudah berhenti beroperasi dalam tiga bulan belakangan ini.

Bakal berakhirnya PSBB (Pembataan Sosial Berskala Besar) menjadi angin segar bagi bioskop-bioskop Malang Raya. Hanya saja, mereka harus bersabar menunggu keputusan tertulis lewat Perwali (Peraturan Wali Kota) terkait New Normal.

Salah satu jaringan bioskop besar di Malang, Movimax menyebut siap mengikuti protokol jika diperbolehkan buka. “Kami siap mengikuti protokol. Kalau harapan buka pasti ada, tidak memungkiri,” tukas Pengelola Movimax Mall Dinoyo City, Rulya Febrina, Sabtu (30/5).

Menurut Rulya, fase tiga bulan sudah cukup lama. Masyarakat pasti butuh hiburan.

“Tentu nanti juga akan meledak-ledak rasa haus (akan hiburan) masyarakat. Jika buka, kami berupaya dengan penanganan standarisasi yang juga menjaga (protokol kesehatan) sesuai ketentuan,” tambahnya.

Protokol kesehatan yang dimaksud dalam bioskop termasuk jaga jarak, memakai masker dan cuci tangan hingga thermo gun.

“Termasuk jika pengunjung yang merasa badan tidak enak, pasti ada protokolnya. Ya kami akan mengikuti yang baik yang mana, intinya tetap jaga kebersihan dan jaga diri, tahu diri juga,” tandasnya.

Sementara itu, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) DPC Malang menyarankan Pemkot Malang membuka kembali bioskop saat new normal.

Menurut Ketua APPBI Malang, Suwanto, pembukaan bioskop ini penting. Selain memberi hiburan kepada masyarakat, juga untuk menggulirkan lagi perekonomian.

“Ya saya harap bisa didengar dan dimasukkan dalam Perwali lah masukan saya,” singkatnya.

Sementara itu, pengelola Manager Outlet NSC (New Star Cineplex) Kepanjen, Sugeng Djuhaini sepakat apa yang disarankan oleh ketua APPBI.

“NSC akan memberlakukan protokol kesehatan yang diwajibkan oleh pemerintah termasuk Physical Distancing. Nanti kita kasih jarak untuk kursi penonton, setiap pengunjung akan kita cek suhu nya, wajib pake masker, cuci tangan dan setiap akhir show akan di adakan penyemprotan disinfektan,” urai Sugeng.

Terakhir, NSC siap komitmen untuk hanya menjual tiket maksimal 30% dari kapasitas tempat duduk.

Pewarta: Elfran Vido
Foto:
Editor: Indra M