KABUPATEN – Setelah Bupati Malang Rendra Kresna resmi ditahan KPK selama 20 hari untuk penyelidikan lebih lanjut atas dugaan korupsi senilai Rp 7 miliar, pucuk pimpinan di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang kini berpindah ke tangan Sanusi yang notabene adalah Wakil Bupati Malang.

Sanusi resmi ditunjuk sebagai pelaksana tugas (plt) Bupati Malang setelah menerima Surat Perintah Tugas (SPT) bernomor 131.420/1104/011.2/2018 dari Gubernur Jawa Timur, Soekarwo di Gedung Grahadi Surabaya hari ini (16/10). Dalam surat tersebut, tertulis, Sanusi menjabat ebagai Plt. Bupati dengan masa jabatan mulai hari ini hingga Februari 2021 mendatang.

Usai menyerahkan SK Plt Bupati, Gubernur Jatim Soekarwo mengungkapkan, penunjukan Sanusi sebagai Plt. Bupati sesuai permintaan Rendra Kresna.
”Pak Rendra minta pada saya supaya segera mengeluarkan perintah tugas ini (Plt Bupati Malang). Dan hari ini saya minta pada Pak Wabup H.M. Sanusi (menjadi Plt Bupati),” beber pria yang akrab disapa Pakde Karwo ini.

Rendra disangka telah menerima suap Dana Alokasi Khusus (DAK) pendidikan tahun 2011 dan gratifikasi senilai total Rp 7 miliar. Rinciannya, Rp 3,45 miliar dari Ali Murtopo, pemenang tender proyek yang diduga didanai dari DAK. Sedangkan sisanya sekitar Rp 3,55 miliar dari Eryk Armando Talla, kontraktor yang pernah dipercaya Rendra untuk memegang beberapa proyek di Kabupaten Malang.

Pewarta : Farik Fajarwati
Foto : Dite Surendra
Penyuting : Shuvia Rahma