KOTA MALANG – Striker Arema FC Dedik Setiawan tampaknya sedang menemukan kualitas terbaiknya. Setelah dipanggil oleh Timnas Indonesia untuk Piala AFF 2018 di Singapura, Dedik tercatat sebagai striker paling agresif sepanjang Oktober lalu.

Berdasarkan statistik yang dirilis oleh Jawa Pos Statoskop, Dedik menempati posisi teratas untuk striker dengan shooting terbanyak. Sepanjang bulan lalu, Dedik melakukan shooting sebanyak 16 kali. Ini lebih banyak dibandingkan Bayu Gatra dari Madura United dan Boaz Salossa dari Persipura yang masing-masing mencetak 13 gol.

Sedangkan untuk posisi keempat dan kelima, dipegang oleh Guy Junior dari PSM Makassar dan Supardi Nasir dari Persib Bandung. Sedangkan Dedik saat dihubungi kemarin, mengaku kalau raihan tersebut merupakan buah dari kerja tim yang kompak. ”Karena saya selalu berkoordinasi dengan lini tengah, mau saya seperti apa,” kata Dedik yang saat ditelepon kemarin sedang berada di Singapura untuk membela timnas.

Dedik melanjutkan, setiap latihan memang selalu ada koordinasi agar serangan lini depan kian mematikan. ”Seperti kekurangannya di mana, selalu kita koordinasikan,” imbuh pria yang sekarang menjadi top skor sementara Arema FC dengan sembilan gol ini.

Hanya saja, arek Turen ini menegaskan kalau shooting atau gol yang dia ciptakan bukanlah hal yang terpenting. Saat ini, menurut dia yang terpenting membawa Arema FC lolos dari zona degradasi. ”Karena sekarang kan naik-turun trennya, yang terpenting saat ini membawa Arema FC bertahan di Liga 1,” imbuhnya.

Hanya saja, Dedik dipastikan absen di tiga laga Arema FC, yakni saat melawan Perseru Serui, Minggu (11/11), melawan Persela Lamongan, Jumat (16/11), dan melawan Barito Putera (23/11). ”Karena seandainya timnas tidak lolos penyisihan pun, saya baru balik tanggal 25 November,” katanya.

Seandainya jika Timnas Indonesia lolos hingga Final Piala AFF 2018, Dedik dipastikan tidak punya kesempatan membela Arema FC. ”Karena liga katanya sudah berakhir tanggal 11 Desember, sedangkan kalau sampai final maka bersama timnas sampai tanggal 15 Desember,” imbuhnya.

Untuk diketahui, Arema FC saat ini memang masih butuh berjuang di sisa laga Liga 1. Saat ini, Arema FC berada di posisi sebelas dengan 38 poin dari 29 laga. Ini belum sepenuhnya aman, karena Arema FC hanya selisih enam poin dari tim yang menempati posisi 16, yakni Perseru Serui. Untuk diketahui, dari total 18 tim di liga 1, tiga di antaranya akan terdegradasi.

Penyunting: Irham Thoriq
Editor: Amalia