KOTA MALANG – Apes kiranya nasib para pelaku curanmor ini. Pasalnya, mereka yang diketahui bernama Ahmad Shaiku, 21, Dwi Okky, 19 dan Aji Wijoyo, 19 ini harus mendekam di balik jeruji lantaran tertangkap saat hendak melancarkan aksinya di Jalan Peltu Sujono, Kelurahan Ciptomulyo, Sukun, Kota Malang.

Menurut Kapolsek Sukun, Kompol Anang Tri Hananta. Ketiganya yang merupakan warga Kota Malang ini diringkus usai mendapat laporan dari warga setempat. “Sebelumnya mereka ini mondar-mandir di Jalan Peltu sehingga memancing kecurigaan warga,” katanya

Ketiganya pun langsung dipanggil warga untuk ditanyai keperluannya. Karena tak digubris, mereka langsung diberhentikan paksa. Saat itu, mereka justru kebingungan. Ditambah, warga mendapati sepeda motor yang mereka bawa adalah milik warga setempat.

Tak berlangsung lama, trio curanmor ini langsung diamankan warga. Bahkan Ahmad Shaiko sempat mendapat hadiah bogeman karena kekesalan warga.

Dari hasil penyidikan, Ahmad Shaiku merupakan otak aksinya. Ia juga merupakan residivis yang baru keluar dari penjara 2018 lalu.

“Shaiku ini sudah tiga kali jambret, empat curanmor. Yang terakhir ini mereka bertiga berkomplot,” jelas dia.

Sepeda motor hasil curian, nantinya dijual pada penadah langganan Ahmad. Di antaranya berkisar antara Rp 700 ribu sampai Rp 2 juta.

“Selain dijual di Malang, juga sampai Surabaya,” tandasnya.

Akibatnya, trio curanmor ini terancam hukuman 5 tahun penjara dari pasal 363 KUHP tentang pencurian.

Pewarta : Feni Yusnia
Penyunting : Kholid Amrullah
Foto : Feni Yusnia