alexametrics
31C
Malang
Wednesday, 14 April 2021

Jurus Jitu BRI Layani Nasabah, Satu Desa Satu Mantri

MALANG KOTA – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Kantor Wilayah BRI Malang mencapai total Rp 9,8 triliun. Rinciannya, Rp 8,9 triliun untuk nasabah mikro dan Rp 900 miliar untuk nasabah kecil. Lebih rinci lagi, ada 391 ribu pengusaha mikro yang mendapatkan akses pinjaman ini. Serta 4000 nasabah usaha kecil. Keberhasilan ini tentu berkat jurus jitu yang diterapkan manajemen bank pelat merah itu. Apa itu?

“Di wilayah kerja kami, ada jurus satu mantri satu desa. Sengaja kami tidak menggunakan kata account officer atau istilah lainnya. Nasabah kami lebih gampang ingat dengan yang namanya mantri. Ya sudah pakai itu saja,” papar Pemimpin Wilayah BRI Malang Prasetya Sayekti saat berbincang dengan manajemen Jawa Pos Radar Malang Rabu (2/9).

Para mantri itu dituntut mengetahui potensi lokal daerah yang “dipegangnya”. Termasuk juga habbit nasabah dan data pendukung lainnya. “Oleh karenanya, saat beberapa daerah ada lockdown. Mantri kami masih bebas keluar masuk. Karena sudah sangat kenal dengan kades atau perangkat desa tersebut,” ucapnya.

“Dan ini tentu memudahkan kami dalam ekspansi,” sambung dia. Mantri di BRI, juga harus bertempat tinggal dalam radius yang tidak jauh dari wilayah tempatnya bekerja.

Manajemen Jawa Pos Radar Malang berfoto bersama Pimpinan Wilayah BRI. Tampak, Direktur JPRM Kurniawan Muhammad ( tiga dari kanan) bersama Pemimpin Wilayah BRI Malang Prasetya Sayekti (tiga dari kiri). (Foto: Rofia Ismania / Radar Malang)

Dalam diskusi tersebut, BRI Malang juga banyak mempresentasikan capaian keberhasilan dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Termasuk salah satunya restrukturisasi yang mencapai Rp 15 triliun.

”Banyak kemudahan yang bisa didapatkan nasabah. Contohnya melakukan pengajuan restrukturisasi hanya melalui telepon, WhatsApp, dan lainnya. Intinya agar dia di rumah saja,” kata Pras–sapaannya. ”Namun untuk dokumen pendukung tetap harus dikirim ke kantor kami,” sambung dia.

Sementara itu, dari Jawa Pos Radar Malang discuss on the spot sore tadi selain diikuti oleh Direktur Kurniawan Muhammad, juga diikuti General Manager Don Virgo, Manajer Iklan dan Event M. Atho’illah, Kepala Divisi Online dan Pengembangan Data Happy Dwi Y, Koordinator Komunikasi Bisnis Didik Harianto, dan staf Event Organizer Selma Kirana.

Pewarta: Didik Harianto

MALANG KOTA – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) oleh Kantor Wilayah BRI Malang mencapai total Rp 9,8 triliun. Rinciannya, Rp 8,9 triliun untuk nasabah mikro dan Rp 900 miliar untuk nasabah kecil. Lebih rinci lagi, ada 391 ribu pengusaha mikro yang mendapatkan akses pinjaman ini. Serta 4000 nasabah usaha kecil. Keberhasilan ini tentu berkat jurus jitu yang diterapkan manajemen bank pelat merah itu. Apa itu?

“Di wilayah kerja kami, ada jurus satu mantri satu desa. Sengaja kami tidak menggunakan kata account officer atau istilah lainnya. Nasabah kami lebih gampang ingat dengan yang namanya mantri. Ya sudah pakai itu saja,” papar Pemimpin Wilayah BRI Malang Prasetya Sayekti saat berbincang dengan manajemen Jawa Pos Radar Malang Rabu (2/9).

Para mantri itu dituntut mengetahui potensi lokal daerah yang “dipegangnya”. Termasuk juga habbit nasabah dan data pendukung lainnya. “Oleh karenanya, saat beberapa daerah ada lockdown. Mantri kami masih bebas keluar masuk. Karena sudah sangat kenal dengan kades atau perangkat desa tersebut,” ucapnya.

“Dan ini tentu memudahkan kami dalam ekspansi,” sambung dia. Mantri di BRI, juga harus bertempat tinggal dalam radius yang tidak jauh dari wilayah tempatnya bekerja.

Manajemen Jawa Pos Radar Malang berfoto bersama Pimpinan Wilayah BRI. Tampak, Direktur JPRM Kurniawan Muhammad ( tiga dari kanan) bersama Pemimpin Wilayah BRI Malang Prasetya Sayekti (tiga dari kiri). (Foto: Rofia Ismania / Radar Malang)

Dalam diskusi tersebut, BRI Malang juga banyak mempresentasikan capaian keberhasilan dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Termasuk salah satunya restrukturisasi yang mencapai Rp 15 triliun.

”Banyak kemudahan yang bisa didapatkan nasabah. Contohnya melakukan pengajuan restrukturisasi hanya melalui telepon, WhatsApp, dan lainnya. Intinya agar dia di rumah saja,” kata Pras–sapaannya. ”Namun untuk dokumen pendukung tetap harus dikirim ke kantor kami,” sambung dia.

Sementara itu, dari Jawa Pos Radar Malang discuss on the spot sore tadi selain diikuti oleh Direktur Kurniawan Muhammad, juga diikuti General Manager Don Virgo, Manajer Iklan dan Event M. Atho’illah, Kepala Divisi Online dan Pengembangan Data Happy Dwi Y, Koordinator Komunikasi Bisnis Didik Harianto, dan staf Event Organizer Selma Kirana.

Pewarta: Didik Harianto

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru