alexametrics
22.3 C
Malang
Friday, 20 May 2022

Ragam Ikhtiar Program Pemberdayaan Produktif YBM PLN

BATU KOTA –  Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyiapkan program pemberdayaan ekonomi produktif sepanjang tahun 2021 ini.

“Kolaborasi program pemberdayaan bersama berbagai pihak adalah sebuah keniscayaan, demi menghadirkan program yang tepat dalam mengatasi berbagai masalah kemiskinan,” ujar Deputi Direktur YBM PLN Salman Alfarisi saat ditemui Jawa Pos Radar Malang hari ini (3/6) di Golden Tulip Hotel Kota Batu.

Tercatat pada tahun 2020, YBM PLN telah mendistribusikan manfaat dana zakat pegawai PLN kepada  519 ribu jiwa di seluruh Indonesia. Melalui lima pilar pemberdayaan, yakni pendidikan, ekonomi, kesehatan, dakwah dan Sosial Kemanusiaan. 

“Program ini telah kami susun sesuai dengan arahan Dewan Pembina YBM PLN bahwa pemberdayaan produktif dan karitatif adalah dua model yang terus tumbuh dan dapat menumbuhkan asa sesama,” kata dia.

Salman menambahkan, hadirnya YBM PLN juga tak lepas dari filosofi bahwa di mana pegawai itu bekerja maka di situ pula manfaat zakatnya dirasakan kepada yang berhak menerimanya.

Ia menyebut, YBM PLN terbentuk akibat adanya inisiatif pegawai muslim PLN yang untuk menyalurkan zakatnya secara kolektif agar dapat memberikan manfaat yang semakin besar dan berkelanjutan. Tutup Salman ketika ditemui di sela-sela kegiatan Musyawarah Nasional Forum Zakat ke-9 di Kota Batu Malang.

Pewarta : M. Ubaidillah/Defi Maria

BATU KOTA –  Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN menyiapkan program pemberdayaan ekonomi produktif sepanjang tahun 2021 ini.

“Kolaborasi program pemberdayaan bersama berbagai pihak adalah sebuah keniscayaan, demi menghadirkan program yang tepat dalam mengatasi berbagai masalah kemiskinan,” ujar Deputi Direktur YBM PLN Salman Alfarisi saat ditemui Jawa Pos Radar Malang hari ini (3/6) di Golden Tulip Hotel Kota Batu.

Tercatat pada tahun 2020, YBM PLN telah mendistribusikan manfaat dana zakat pegawai PLN kepada  519 ribu jiwa di seluruh Indonesia. Melalui lima pilar pemberdayaan, yakni pendidikan, ekonomi, kesehatan, dakwah dan Sosial Kemanusiaan. 

“Program ini telah kami susun sesuai dengan arahan Dewan Pembina YBM PLN bahwa pemberdayaan produktif dan karitatif adalah dua model yang terus tumbuh dan dapat menumbuhkan asa sesama,” kata dia.

Salman menambahkan, hadirnya YBM PLN juga tak lepas dari filosofi bahwa di mana pegawai itu bekerja maka di situ pula manfaat zakatnya dirasakan kepada yang berhak menerimanya.

Ia menyebut, YBM PLN terbentuk akibat adanya inisiatif pegawai muslim PLN yang untuk menyalurkan zakatnya secara kolektif agar dapat memberikan manfaat yang semakin besar dan berkelanjutan. Tutup Salman ketika ditemui di sela-sela kegiatan Musyawarah Nasional Forum Zakat ke-9 di Kota Batu Malang.

Pewarta : M. Ubaidillah/Defi Maria

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/