alexametrics
31C
Malang
Saturday, 16 January 2021

Mulai 2021, Sayonara Meterai Rp 6000 dan Rp 3000

MALANG KOTA – PT Pos Indonesia akan merilis materai Rp 10 ribu pada 1 Januari 2021 mendatang. Nominal ini akan menggantikan meterai yang saat ini beredar, yaitu Rp 3000 dan Rp 6000. Ha ini merujuk pada Undang-undang Bea Meterai telah disahkan DPR RI.

Dalam aturan yang baru, terdapat 12 bab dan 32 pasal dari yang semula sebanyak 10 bab dan 26 pasal. Di dalam UU yang baru akan mengakomodasi mengenai dokumen digital, tak hanya dokumen fisik dalam bentuk kertas.

Hal ini tentunya mendapatkan komentar dari sebagian orang, salah satunya adalah Meilani. Wanita yang bekerja di bidang kenotariatan itu berpendapat bahwa secara nominal meterai Rp 10.000,- terjangkau di kantong.

“Tetapi kalau kita bersentuhan dengan dokumen itu mungkin pemerintah harus lebih bijaksana dalam menyikapi perubahan materi ini. Karena kita setiap hari yang mengerjakan dokumen-dokumen di tahun 2020 yang belum selesai untuk dikerjakan atau ke proses selanjutnya. Namun, kalau tahun 2021 harus awal tahun mempergunakan materai Rp 10 ribu, maka banyak hal yang harus dirubah. Otomatis banyak dokumen yang harus diganti bermaterai Rp 10 ribu. Seperti kalau ada orang yang jual beli sudah tanda tangan Akta Jual Beli, karena belum bisa diproses menunggu untuk pembayaran pajak dan lain-lain, maka kita harus menandatangani berbagai dokumen itu lagi,” paparnya.

Ketentuan materai Rp 10 ribu tersebut diumumkan di akun resmi Instagram Kantor Pos Kota Malang @kantorposmalang65100 dan akun resmi kelurahan Sukoharjo.

Dikatakan salah satu postingan @kantorposmalang65100 meterai Rp 6000 dan Rp 3000, keduanya bakal diganti jadi materai Rp 10 ribu.

Perubahan ini yang pertama kali terjadi selama tiga dekade. Namun fungsi dan kelebihannya juga bertambah. Meterai Rp 10 ribu akan ada versi digitalnya. Tak hanya untuk dokumen cetak aja, meterai ini juga bisa buat dokumen elektronik.

Lalu beberapa dokumen yang menjadi bebas materai karena aturan ini adalah, kegiatan penanganan bencana, sosial, keagaman, dan dalam rangka mendorong program pemerintah.

Namun pemakaian bea meterai lama masih bisa digunakan. Materai lama yang saat ini masih beredar, yakni Rp 3000 dan Rp 6000, masih berlaku sampai setahun ke depan. Kenaikan bea meterai akan mengganti UU sebelumnya, yakni UU No. 13 Tahun 1985 tentang Bea Meterai. Tarif bea meterai nantinya diberlakukan satu harga dari sebelumnya terbagi atas meterai Rp 3000 dan Rp 6000.

Pewarta : Errica Vannie

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Wajib Dibaca