alexametrics
29 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

Bayarnya Bisa Nyicil, Lelang Emas Ini Diminati Warga Malang

MALANG KOTA – Jelang lebaran, ratusan item perhiasan emas yang dilelang di arena Bazar Lelang Terpadu Pegadaian Area Malang ludes diserbu pembeli. Selain harganya yang lebih murah, pembayaran barang hasil lelang juga bisa diangsur pula. Bahkan, peminat lelang di setiap harinya jumlahnya cukup banyak, bisa terjual sampai 150 pieces banyaknya.

PIC Bazar Lelang Emas Pegadaian Area Malang Anang Kusetyono Budoyo mengatakan, minat masyarakat dari hari ke hari ini muncul seiring karena masyarakat sudah banyak yang mengetahui program lelang emas dari pegadaian. ”Terlebih, saat ini momentum menjelang Lebaran banyak pekerja yang telah dapat THR dan memilih berinvestasi emas,” imbuh ayah satu anak itu.

Di sisi lain, banyaknya peminat lelang itu juga disebabkan harga emas relatif lebih murah dibandingkan di toko perhiasan. Sebab, emas hasil lelang itu bukanlah barang baru seperti kebanyakan toko emas di pasaran. Terlebih, hasil lelang yang dimenangkan pembayarannya bisa diangsur oleh pembelinya. ”Dalam perharinya, biasanya barang yang terlelang itu ada sekitar 150 pieces. Dengan nilai total rata-rata Rp 300 jutaan,” kata bapak satu anak ini. Selama sepekan program berjalan, biasanya ada sekitar 850 pieces barang yang berhasil dilelang.

Anang menjelaskan bahwa tujuan Bazar Lelang Terpadu Pegadaian Area Malang ini lebih mengenalkan pada masyarakat bawa lelang di pegadaian bisa diakses oleh masyarakat umum. ”Sebab, selama ini masyarakat kurang paham dan mengira hanya untuk nasabah saja,” terangnya. Pria yang kesehariannya juga menjabat kepala Departemen Gadai Area Malang itu juga menyampaikan biasanya lelang dilakukan setiap sebulan sekali dan berlangsung selama sepekan. Untuk barang yang dilelang, dia menjelaskan, adalah barang jaminan milik nasabah yang sudah jatuh tempo pembayarannya dan sudah dipasarahkan untuk dilelang oleh pihak pegadaian.

Untuk teknisnya, barang dilelang sesuai dengan kadar dan gram emas. ”Kalaupun ada lebih sisa dari nominal yang dipinjam nasabah, itu menjadi haknya nasabah,” terang pria asal Kediri itu. Untuk barang lelang per gram dari kadar 24 karat biasanya dibanderol Rp 860 ribu. Barang lelang itu didominasi emas karena 95 persen barang agunan di pegadaian adalah emas. Sehingga secara otomatis yang sering masuk menjadi barang lelang itu emas. Meskipun, biasanya juga ada barang elektronik seperti laptop dan handphone atau juga kendaraan bermotor. (rmc/ulf/mas)

MALANG KOTA – Jelang lebaran, ratusan item perhiasan emas yang dilelang di arena Bazar Lelang Terpadu Pegadaian Area Malang ludes diserbu pembeli. Selain harganya yang lebih murah, pembayaran barang hasil lelang juga bisa diangsur pula. Bahkan, peminat lelang di setiap harinya jumlahnya cukup banyak, bisa terjual sampai 150 pieces banyaknya.

PIC Bazar Lelang Emas Pegadaian Area Malang Anang Kusetyono Budoyo mengatakan, minat masyarakat dari hari ke hari ini muncul seiring karena masyarakat sudah banyak yang mengetahui program lelang emas dari pegadaian. ”Terlebih, saat ini momentum menjelang Lebaran banyak pekerja yang telah dapat THR dan memilih berinvestasi emas,” imbuh ayah satu anak itu.

Di sisi lain, banyaknya peminat lelang itu juga disebabkan harga emas relatif lebih murah dibandingkan di toko perhiasan. Sebab, emas hasil lelang itu bukanlah barang baru seperti kebanyakan toko emas di pasaran. Terlebih, hasil lelang yang dimenangkan pembayarannya bisa diangsur oleh pembelinya. ”Dalam perharinya, biasanya barang yang terlelang itu ada sekitar 150 pieces. Dengan nilai total rata-rata Rp 300 jutaan,” kata bapak satu anak ini. Selama sepekan program berjalan, biasanya ada sekitar 850 pieces barang yang berhasil dilelang.

Anang menjelaskan bahwa tujuan Bazar Lelang Terpadu Pegadaian Area Malang ini lebih mengenalkan pada masyarakat bawa lelang di pegadaian bisa diakses oleh masyarakat umum. ”Sebab, selama ini masyarakat kurang paham dan mengira hanya untuk nasabah saja,” terangnya. Pria yang kesehariannya juga menjabat kepala Departemen Gadai Area Malang itu juga menyampaikan biasanya lelang dilakukan setiap sebulan sekali dan berlangsung selama sepekan. Untuk barang yang dilelang, dia menjelaskan, adalah barang jaminan milik nasabah yang sudah jatuh tempo pembayarannya dan sudah dipasarahkan untuk dilelang oleh pihak pegadaian.

Untuk teknisnya, barang dilelang sesuai dengan kadar dan gram emas. ”Kalaupun ada lebih sisa dari nominal yang dipinjam nasabah, itu menjadi haknya nasabah,” terang pria asal Kediri itu. Untuk barang lelang per gram dari kadar 24 karat biasanya dibanderol Rp 860 ribu. Barang lelang itu didominasi emas karena 95 persen barang agunan di pegadaian adalah emas. Sehingga secara otomatis yang sering masuk menjadi barang lelang itu emas. Meskipun, biasanya juga ada barang elektronik seperti laptop dan handphone atau juga kendaraan bermotor. (rmc/ulf/mas)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru