alexametrics
32 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

Stok Pangan Kabupaten Malang Aman Sampai Setelah Lebaran 2021

MALANG – Warga Bumi Kanjuruhan tidak perlu memborong bahan makanan. Harga-harga sembako juga diperkirakan tidak akan naik. Sebab, stok pangan di Kabupaten Malang aman hingga pascalebaran.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Malang, Agung Purwanto mengatakan, ketersediaan pangan di Kabupaten Malang mampu mem-back up kebutuhan pangan warga selama dua bulan ke depan.

”Sampai saat ini masih aman. Beras, gula, telur, tepung, dan kebutuhan pokok lainnya masih bisa bertahan hingga dua bulan ke depan,” ujar Agung kemarin (4/5).

Dia menyebut, stabilnya stok berpengaruh pada harga kebutuhan pokok. Tahun 2020 lalu, satgas pangan dari Polres Malang menggelar operasi pasar karena ada lonjakan harga beberapa kebutuhan pokok. Berbeda dengan tahun ini, hingga menjelang Lebaran satgas pangan tak melakukan operasi pasar.

”Karena memang semuanya stabil. Sehingga hal itu belum diperlukan,” kata dia

Untuk itu, Agung mengingatkan agar tak ada panic buying (pembelian dalam jumlah banyak). ”Karena kalau ketersediaannya tidak aman, maka juga akan berpengaruh pada harga barang tersebut,” kata Agung.

Flashback pada tahun sebelumnya, dia mengatakan, lonjakan harga yang cukup signifikan terjadi karena salah satunya dipicu panic buying. Pada saat itu kondisinya juga karena masih diawal pandemi Covid-19.

”Untuk tahun ini saya kira masyarakat sudah tidak akan panik lagi sehingga tidak ada lonjakan harga yang berlebihan,” pungkasnya. (fik/dan/rmc)

MALANG – Warga Bumi Kanjuruhan tidak perlu memborong bahan makanan. Harga-harga sembako juga diperkirakan tidak akan naik. Sebab, stok pangan di Kabupaten Malang aman hingga pascalebaran.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kabupaten Malang, Agung Purwanto mengatakan, ketersediaan pangan di Kabupaten Malang mampu mem-back up kebutuhan pangan warga selama dua bulan ke depan.

”Sampai saat ini masih aman. Beras, gula, telur, tepung, dan kebutuhan pokok lainnya masih bisa bertahan hingga dua bulan ke depan,” ujar Agung kemarin (4/5).

Dia menyebut, stabilnya stok berpengaruh pada harga kebutuhan pokok. Tahun 2020 lalu, satgas pangan dari Polres Malang menggelar operasi pasar karena ada lonjakan harga beberapa kebutuhan pokok. Berbeda dengan tahun ini, hingga menjelang Lebaran satgas pangan tak melakukan operasi pasar.

”Karena memang semuanya stabil. Sehingga hal itu belum diperlukan,” kata dia

Untuk itu, Agung mengingatkan agar tak ada panic buying (pembelian dalam jumlah banyak). ”Karena kalau ketersediaannya tidak aman, maka juga akan berpengaruh pada harga barang tersebut,” kata Agung.

Flashback pada tahun sebelumnya, dia mengatakan, lonjakan harga yang cukup signifikan terjadi karena salah satunya dipicu panic buying. Pada saat itu kondisinya juga karena masih diawal pandemi Covid-19.

”Untuk tahun ini saya kira masyarakat sudah tidak akan panik lagi sehingga tidak ada lonjakan harga yang berlebihan,” pungkasnya. (fik/dan/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru