alexametrics
22.3 C
Malang
Friday, 20 May 2022

Traffic Penumpang Pesawat di Bandara Abd Saleh Malang Naik 5x Lipat

MALANG KOTA – Geliat ekonomi mulai menunjukkan tanda-tanda membaik. Ini bisa dilihat dari meningkatnya jumlah penumpang pesawat di Bandara Abdulrachman Saleh. Pasca berakhirnya larangan mudik, jumlah penumpang pesawat mengalami peningkatan sampai 30 persen. Bahkan, jika dibandingkan dengan masa larangan mudik, peningkatannya sampai 5 kali lipat.

Kepala Seksi Keamanan Penerbangan dan Pelayanan Darurat UPT Bandara Abdulrachman Saleh Purwo Cahyo Widhiatmoko mengatakan, Pada 1-5 Mei sebelum adanya larangan mudik, jika dirata-rata penumpang yang datang dan berangkat per harinya sekitar 536 penumpang. Sedangkan, pada masa larangan mudik mulai 6-17 Mei, jumlah penumpang pesawat hanya berada di angka 123 orang.

”Sebab, hanya satu pesawat yang beroperasi,” imbuhnya.

Sementara pasca larangan mudik, jumlah penumpang mulai terjadi peningkatan. Sejak 18-31 Mei, rata-rata per hari penumpang yang datang dan berangkat 701 penumpang.

”Kalau dibandingkan dengan sebelum adanya larangan mudik, rata-rata kenaikannya sekitar 30 persen,” ungkapnya.

Namun, jika dibandingkan dengan masa larangan mudik, peningkatannya sampai 5 kali lipat. Sebab, meski selama larangan mudik, bandara tetap beroperasi. Namun, pihaknya juga tetap mematuhi surat edaran (SE) pemerintah. Yakni, tentang transportasi udara yang tidak diperbolehkan adalah penumpang yang mudik. Tetapi, untuk penumpang dengan tujuan selain mudik seperti perjalanan dinas atau tugas perusahaan tetap diperbolehkan.

Tetapi, di sisi lain, untuk penerbangannya tergantung dari maskapai masing-masing. ”Karena maskapai sendiri tentunya melihat jumlah penumpangnya,” tambahnya.

Untuk masyarakat yang terbang saat larangan mudik kemarin, dia menegaskan, mereka menyesuaikan dengan SE pemerintah. Misalnya, instansi pemerintah ataupun perusahaan harus ada persetujuan dari atasannya.

”Kalau untuk sekarang walaupun sudah normal, namun prokes tetap kami ketatkan,” tegas dia. (ulf/c1/abm/rmc)

MALANG KOTA – Geliat ekonomi mulai menunjukkan tanda-tanda membaik. Ini bisa dilihat dari meningkatnya jumlah penumpang pesawat di Bandara Abdulrachman Saleh. Pasca berakhirnya larangan mudik, jumlah penumpang pesawat mengalami peningkatan sampai 30 persen. Bahkan, jika dibandingkan dengan masa larangan mudik, peningkatannya sampai 5 kali lipat.

Kepala Seksi Keamanan Penerbangan dan Pelayanan Darurat UPT Bandara Abdulrachman Saleh Purwo Cahyo Widhiatmoko mengatakan, Pada 1-5 Mei sebelum adanya larangan mudik, jika dirata-rata penumpang yang datang dan berangkat per harinya sekitar 536 penumpang. Sedangkan, pada masa larangan mudik mulai 6-17 Mei, jumlah penumpang pesawat hanya berada di angka 123 orang.

”Sebab, hanya satu pesawat yang beroperasi,” imbuhnya.

Sementara pasca larangan mudik, jumlah penumpang mulai terjadi peningkatan. Sejak 18-31 Mei, rata-rata per hari penumpang yang datang dan berangkat 701 penumpang.

”Kalau dibandingkan dengan sebelum adanya larangan mudik, rata-rata kenaikannya sekitar 30 persen,” ungkapnya.

Namun, jika dibandingkan dengan masa larangan mudik, peningkatannya sampai 5 kali lipat. Sebab, meski selama larangan mudik, bandara tetap beroperasi. Namun, pihaknya juga tetap mematuhi surat edaran (SE) pemerintah. Yakni, tentang transportasi udara yang tidak diperbolehkan adalah penumpang yang mudik. Tetapi, untuk penumpang dengan tujuan selain mudik seperti perjalanan dinas atau tugas perusahaan tetap diperbolehkan.

Tetapi, di sisi lain, untuk penerbangannya tergantung dari maskapai masing-masing. ”Karena maskapai sendiri tentunya melihat jumlah penumpangnya,” tambahnya.

Untuk masyarakat yang terbang saat larangan mudik kemarin, dia menegaskan, mereka menyesuaikan dengan SE pemerintah. Misalnya, instansi pemerintah ataupun perusahaan harus ada persetujuan dari atasannya.

”Kalau untuk sekarang walaupun sudah normal, namun prokes tetap kami ketatkan,” tegas dia. (ulf/c1/abm/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/