alexametrics
25C
Malang
Sunday, 18 April 2021

Kiat Sukses UMKM Kota Malang Terus Tumbuh di Era Digital

MALANG – Pandemi COVID-19 yang sudah melanda Indonesia sejak satu tahun terakhir memberikan dampak bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Kebijakan pemerintah seperti pembatasan pergerakan dan perkumpulan di tempat-tempat umum memengaruhi mobilitas bisnis baik itu pada ekspor maupun impor. Keadaan ini menjadikan para pelaku UKM untuk terjun ke digital bisnis dan fokus pada pasar domestik terlebih dahulu.

Mendukung sektor UMKM untuk bersaing di dunia digital, JNE mengadakan gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Malang. Melalui webinar online ini diharapkan UKM di Indonesia, khususnya di Malang dapat mengembangkan kemampuan bersaing di dunia digital, baik dalam skala nasional dan global.

Sesuai dengan tagline yaitu “Connecting Happiness”, JNE senantiasa mengantarkan kebahagiaan kepada seluruh masyrakat di Indonesia, tidak sekadar mengantar paket kepada pelanggan, namun kepedulian kepada lingkungan dan masyarakat luas terutama UKM Kota Malang juga menjadi hal yang diperhatikan oleh JNE.

“Saat ini, program yang sedang dilakukan JNE adalah promo ongkir dan cashback. Dalam menyambut Ramadhan, kami juga menawarkan diskon 40 persen Jawa Bali dan diskon pengiriman hingga 50 persen khusus di hari Minggu. Dan juga, e-fulfillment di mana UKM cukup fokus pada mempersiapkan produk dan untuk rangkaian lain hingga pengiriman barang ke pelanggan akan dibantu oleh JNE,” ujar Whindiarto Yudistiro, Head of Sales Marketing JNE Malang dalam webinar virtual pada Senin (5/4).

Begitu banyak hal yang harus dipersiapkan bagi pelaku bisnis untuk terjun ke dunia digital. Sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia, UKM harus berani transformasi di era digital dan mulai berbenah dalam sisi produksi dan pemasaran produk.

“Masih banyak UKM yang mengandalkan traffic hanya di satu tempat, sedangkan sekarang ini sudah masanya omni-channel. Seharusnya para UKM memiliki official store sebagai rumahnya dan tetap melakukan penjualan di beberapa marketplace dengan menerapkan strategi yang tepat dan juga fokus melakukan penjualan lewat official store sebagai bentuk membangun brand,” imbuh Jaya Setiabudi, Founder Yuk Bisnis.

Jaya menilai bahwa UKM harus mulai belajar dari merek Nike yang memilih meninggalkan penjualan lewat Amazon dan fokus dalam membangun brand lewat official store sendiri serta mengembangkan outlet-outlet yang mereka miliki. Di sisi lain, UKM juga dianjurkan untuk membangun usaha dengan cara organik, tetapi tak lupa juga untuk memulai dengan beriklan lewat media sosial seperti Facebook dan Instagram Ads dan juga dengan bantuan influencer secara berkala.

Hal ini turut didukung oleh Dewira, Founder & Creative Director Zama_homewear yang hadir sebagai perwakilan UKM Kota Malang pada webinar kali ini. Menggunakan jasa influencer sebagai salah satu strategi dalam mempromosikan produk sangat memberikan keuntungan kepada pelaku usaha. Di tambah lagi, pemberian special offering juga bisa dijadikan strategi usaha dalam meningkatkan keuntungan di situasi pandemi saat ini.

“Kunci dalam membangun bisnis itu ialah menguatkan pondasi dengan menunjukkan keunikan pada produk dan kemampuan kapasitas kita berapa. Jadi, untuk budget dalam pemasaran prooduk pun bisa disesuaikan dengan kemampuan internal. Saat kita memiliki produk dengan kualitas dan value yang baik, secara tidak langsung, konsumen akan menjadi salah satu sarana marketing yang bisa membantu kita dalam memasarkan produk ke calon pelanggan lainnya,” pungkas Dewira.

Sebagai informasi, Malang merupakan kota ke-15 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021. Webinar ini juga digelar dalam rangka memperingati hari jadi Kota Malang yang ke-107 pada tanggal 1 April 2021. Setelah kota Malang, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Magelang pada 12 April 2021. Roadshow di 59 kota di seluruh Indonesia, JNE Ngajak Online 2021 dimulai pada 26 Januari 2021 di Samarinda dan akan berakhir pada 29 Desember 2021 di Ternate.

Pewarta: Davit

MALANG – Pandemi COVID-19 yang sudah melanda Indonesia sejak satu tahun terakhir memberikan dampak bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM). Kebijakan pemerintah seperti pembatasan pergerakan dan perkumpulan di tempat-tempat umum memengaruhi mobilitas bisnis baik itu pada ekspor maupun impor. Keadaan ini menjadikan para pelaku UKM untuk terjun ke digital bisnis dan fokus pada pasar domestik terlebih dahulu.

Mendukung sektor UMKM untuk bersaing di dunia digital, JNE mengadakan gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021 Kota Malang. Melalui webinar online ini diharapkan UKM di Indonesia, khususnya di Malang dapat mengembangkan kemampuan bersaing di dunia digital, baik dalam skala nasional dan global.

Sesuai dengan tagline yaitu “Connecting Happiness”, JNE senantiasa mengantarkan kebahagiaan kepada seluruh masyrakat di Indonesia, tidak sekadar mengantar paket kepada pelanggan, namun kepedulian kepada lingkungan dan masyarakat luas terutama UKM Kota Malang juga menjadi hal yang diperhatikan oleh JNE.

“Saat ini, program yang sedang dilakukan JNE adalah promo ongkir dan cashback. Dalam menyambut Ramadhan, kami juga menawarkan diskon 40 persen Jawa Bali dan diskon pengiriman hingga 50 persen khusus di hari Minggu. Dan juga, e-fulfillment di mana UKM cukup fokus pada mempersiapkan produk dan untuk rangkaian lain hingga pengiriman barang ke pelanggan akan dibantu oleh JNE,” ujar Whindiarto Yudistiro, Head of Sales Marketing JNE Malang dalam webinar virtual pada Senin (5/4).

Begitu banyak hal yang harus dipersiapkan bagi pelaku bisnis untuk terjun ke dunia digital. Sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia, UKM harus berani transformasi di era digital dan mulai berbenah dalam sisi produksi dan pemasaran produk.

“Masih banyak UKM yang mengandalkan traffic hanya di satu tempat, sedangkan sekarang ini sudah masanya omni-channel. Seharusnya para UKM memiliki official store sebagai rumahnya dan tetap melakukan penjualan di beberapa marketplace dengan menerapkan strategi yang tepat dan juga fokus melakukan penjualan lewat official store sebagai bentuk membangun brand,” imbuh Jaya Setiabudi, Founder Yuk Bisnis.

Jaya menilai bahwa UKM harus mulai belajar dari merek Nike yang memilih meninggalkan penjualan lewat Amazon dan fokus dalam membangun brand lewat official store sendiri serta mengembangkan outlet-outlet yang mereka miliki. Di sisi lain, UKM juga dianjurkan untuk membangun usaha dengan cara organik, tetapi tak lupa juga untuk memulai dengan beriklan lewat media sosial seperti Facebook dan Instagram Ads dan juga dengan bantuan influencer secara berkala.

Hal ini turut didukung oleh Dewira, Founder & Creative Director Zama_homewear yang hadir sebagai perwakilan UKM Kota Malang pada webinar kali ini. Menggunakan jasa influencer sebagai salah satu strategi dalam mempromosikan produk sangat memberikan keuntungan kepada pelaku usaha. Di tambah lagi, pemberian special offering juga bisa dijadikan strategi usaha dalam meningkatkan keuntungan di situasi pandemi saat ini.

“Kunci dalam membangun bisnis itu ialah menguatkan pondasi dengan menunjukkan keunikan pada produk dan kemampuan kapasitas kita berapa. Jadi, untuk budget dalam pemasaran prooduk pun bisa disesuaikan dengan kemampuan internal. Saat kita memiliki produk dengan kualitas dan value yang baik, secara tidak langsung, konsumen akan menjadi salah satu sarana marketing yang bisa membantu kita dalam memasarkan produk ke calon pelanggan lainnya,” pungkas Dewira.

Sebagai informasi, Malang merupakan kota ke-15 dari gelaran webinar JNE Ngajak Online 2021 – Goll…Aborasi Bisnis Online 2021. Webinar ini juga digelar dalam rangka memperingati hari jadi Kota Malang yang ke-107 pada tanggal 1 April 2021. Setelah kota Malang, gelaran roadshow ini akan kembali hadir di Kota Magelang pada 12 April 2021. Roadshow di 59 kota di seluruh Indonesia, JNE Ngajak Online 2021 dimulai pada 26 Januari 2021 di Samarinda dan akan berakhir pada 29 Desember 2021 di Ternate.

Pewarta: Davit

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru