alexametrics
25.9C
Malang
Friday, 22 January 2021

Malang Jadi Halaman Depan, Jakarta Belakangnya

MALANG KOTA – Perkumpulan pengusaha yang tergabung dalam Nusantara Gilang Gemilang (NGG) berupaya menggeser pusat perekonomian dari Jakarta ke Malang Raya. Caranya, memberdayakan pemuda daerah, kemudian mencetaknya menjadi pemimpin.

Hal itu terungkap ketika belasan pengurus NGG berkunjung ke kantor Jawa Pos Radar Malang, Jalan Kawi 11-B, Klojen kemarin (6/1).

”Saat ini 80 persen kekuatan ekonomi ada di Jakarta. Nantinya kita balik (kekuatan ekonomi terpusat di daerah, Red),” ujar pembina NGG Dr Imam Muhajirin Elfahmi SPd SH MM yang biasa dipanggil Coach Fahmi itu, mengawali diskusinya.

Dalam pertemuan yang dimulai pukul 13.30 itu, Coach Dr Fahmi datang bersama Ketua Umum NGG Herman Ali Sadikin dan belasan pengurus lainnya. Sedangkan dari Jawa Pos Radar Malang, tampak Kurniawan Muhammad (direktur), Don Virgo (general manager), dan beberapa manager.

”Kami mendorong anak muda membangun daerahnya. Bagi kami, Jakarta itu halaman belakang. Sementara halaman depan itu ya Malang,” tambah Coach Fahmi.

Pria yang kini menjabat staf ahli MPR RI itu memaparkan, NGG mempunyai tiga fokus garapan. Yakni pengembangan kemandirian bisnis, kepemimpinan atau leadership, dan pemberdayaan masyarakat.

Dia yakin ketiga fokus itu bisa dijalankan dari daerah. ”Hal-hal besar akan kami bangun dari Malang. Saya menjalankan tugas sebagai staf ahli MPR RI itu juga dari Malang,” beber pengurus Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Malang Raya itu.

Dalam kesempatan itu, Coach Fahmi mengatakan, ada dua kunci kemajuan bangsa. Yakni mewujudkan keadilan dan merawat kebajikan. ”Mewujudkan keadilan itu dengan cara menyiapkan bekal pemimpin. Sedangkan merawat kebajikan dengan membangun kemandirian,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Umum NGG Herman Ali Sadikin mengatakan, gerakan ini baru berdiri pada 18 Agustus 2020 lalu. Kemudian pada 27 Desember 2020 baru digelar musyawarah nasional (Munas) pertama.

”NGG adalah perkumpulan independen. Melibatkan semua pihak yang ingin Indonesia gemilang. Kami ingin menjadi bagian dari solusi untuk kemajuan bangsa,” kata Herman.

wirausaha, enDia lantas menceritakan kronologis berdirinya NGG. Menurut Herman, perkumpulan NGG diinisiasi sekitar 20 pendiri dari berbagai wilayah dan latar belakang beragam, namun mayoritas pengusaha. Di usia yang belum genap setahun ini, katanya, NGG sedang memberi pelatihan kepada para pebisnis melalui boothcamp bisnis. ”Pemuda di daerah bisa diberdayakan menjadi pemimpin,” katanya.

Sementara itu, usai mendengar pemaparan dari Coach Fahmi dan para pengurus NGG, Direktur Jawa Pos Radar Malang Kurniawan Muhammad mengapresiasi gerakan NGG dalam memajukan potensi pemuda daerah. Terutama dalam hal kepemimpinan, ekonomi, dan pemberdayaan masyarakat.

”Untuk itu, kami siap mewadahi NGG dengan rubrik khusus di platform cetak maupun online,” kata Kum (adn/dan)

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Wajib Dibaca