alexametrics
25.1 C
Malang
Tuesday, 22 June 2021

Hore! Pesta Pernikahan Bisa di Ocean Garden

MALANG KOTA – Dua belas tahun lamanya, Resto Ocean Garden (OG) masih eksis dan dipercaya oleh masyarakat. Meski sudah berumur, OG tak mau ketinggalan zaman. Berbagai inovasi terus dilakukan, utamanya mengikuti kebutuhan pasar.
Owner OG Makhrus Sholeh mengungkapkan OG selanjutnya akan mengalir saja. Apa yang dibutuhkan oleh pasar siap untuk berinovasi dan berperan di masa depan.

“Kalau ada peluang bisnis mengalir saja. Yang pasti konsep kami tidak akan berubah, bagaimana agar orang bisa makan murah dan enak,” terangnya.

Seperti di awal lahir, OG memang berprinsip bahwa bagaimana menciptakan orang bisa makan sehat, bersih, enak dan nyaman. Selain itu, konsep OG juga mengusung restoran dengan harga terjangkau, hampir sama dengan pedagang
kaki lima. Yakni harganya mulai Rp 20 ribuan. Pun bisa tambah sepuasnya, seperti nasi ambil sepuasnya.

“Cuma kadang customer cenderung penuh, tapi teman-teman di dapur cenderung lambat pelayanan. Sekarang sudah ada solusi, pengadaannya lebih cepat lagi. Target kami kecepatan pelayanan perlu ditingkatkan,” papar pria yang juga ketua DPD Apersi Jawa Timur tersebut.

Di sisi lain, untuk rasa yang dipertahankan sejak dulu sudah bagus. Bahkan saat ini, OG sudah mengembangkan empat cabang. Mulai Batu, Sukarno Hatta, Trunojoyo dan Turen. Khusus di Turen, dibuat konsep alam dan di tengah
persawahan.

“Karyawan kami ada sekitar 200-an. Setiap lokasi OG mengusung tema yang sama, di kota, karena letaknya di kota makanya kami ciptakan suasana taman dan kolam ikan. Kalau di Turen (konsep) persawahan. Kalau di Batu, tempat wisata,” tuturnya.

Berbagai menu juga terus diupgrade sesuai perkembangan. Macam-macam menu, mulai dari seafood, ayam, bebek dan yang terbaru adalah bebek gongso. Pun paling anyar, OG juga terus berinovasi. Misalnya dengan membantu masyarakat dalam acara pernikahan.

“Dan sekarang sudah terealisasi. Dengan Rp 5 juta hingga Rp 10 juta bisa mengadakan pernikahan untuk 100 orang. Kami kan posisinya di tengah kota, jadi lebih mudah parkirnya, akses undangannya dan lainnya. Sudah kami launching Maret lalu,” pungkasnya. (bin/dik/rmc)

MALANG KOTA – Dua belas tahun lamanya, Resto Ocean Garden (OG) masih eksis dan dipercaya oleh masyarakat. Meski sudah berumur, OG tak mau ketinggalan zaman. Berbagai inovasi terus dilakukan, utamanya mengikuti kebutuhan pasar.
Owner OG Makhrus Sholeh mengungkapkan OG selanjutnya akan mengalir saja. Apa yang dibutuhkan oleh pasar siap untuk berinovasi dan berperan di masa depan.

“Kalau ada peluang bisnis mengalir saja. Yang pasti konsep kami tidak akan berubah, bagaimana agar orang bisa makan murah dan enak,” terangnya.

Seperti di awal lahir, OG memang berprinsip bahwa bagaimana menciptakan orang bisa makan sehat, bersih, enak dan nyaman. Selain itu, konsep OG juga mengusung restoran dengan harga terjangkau, hampir sama dengan pedagang
kaki lima. Yakni harganya mulai Rp 20 ribuan. Pun bisa tambah sepuasnya, seperti nasi ambil sepuasnya.

“Cuma kadang customer cenderung penuh, tapi teman-teman di dapur cenderung lambat pelayanan. Sekarang sudah ada solusi, pengadaannya lebih cepat lagi. Target kami kecepatan pelayanan perlu ditingkatkan,” papar pria yang juga ketua DPD Apersi Jawa Timur tersebut.

Di sisi lain, untuk rasa yang dipertahankan sejak dulu sudah bagus. Bahkan saat ini, OG sudah mengembangkan empat cabang. Mulai Batu, Sukarno Hatta, Trunojoyo dan Turen. Khusus di Turen, dibuat konsep alam dan di tengah
persawahan.

“Karyawan kami ada sekitar 200-an. Setiap lokasi OG mengusung tema yang sama, di kota, karena letaknya di kota makanya kami ciptakan suasana taman dan kolam ikan. Kalau di Turen (konsep) persawahan. Kalau di Batu, tempat wisata,” tuturnya.

Berbagai menu juga terus diupgrade sesuai perkembangan. Macam-macam menu, mulai dari seafood, ayam, bebek dan yang terbaru adalah bebek gongso. Pun paling anyar, OG juga terus berinovasi. Misalnya dengan membantu masyarakat dalam acara pernikahan.

“Dan sekarang sudah terealisasi. Dengan Rp 5 juta hingga Rp 10 juta bisa mengadakan pernikahan untuk 100 orang. Kami kan posisinya di tengah kota, jadi lebih mudah parkirnya, akses undangannya dan lainnya. Sudah kami launching Maret lalu,” pungkasnya. (bin/dik/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru