alexametrics
25.9C
Malang
Friday, 22 January 2021

Meroket, Harga Cabai Sentuh Rp 90 Ribu per Kilo

MALANG KOTA – Harga cabai rawit merah mulai melambung tinggi di pasaran. Pada Jumat (7/1), harga cabai naik di angka Rp 90 ribu per kilogram, atau naik 100 persen dari awalnya Rp 45 ribu per kilogram.

Kondisi ini diperkirakan akan masih terjadi karena musim hujan yang belum usai. Menurut para pedagang, kondisi musim sangat berpengaruh pada kuantitas dan kualitas cabai. Dimana, saat musim penghujan, cabai menjadi lebih cepat busuk.

“Harga naik atau turun saya tetap nyetok, sudah biasa bagi kami para pedagang. Kualitas memang berpengaruh biasanya cabai hanya bisa menginap sehari,” ujar salah satu pedagang yang tak mau disebut namanya.

Suhariyanto, Kepala Pengelola Pasar menambahkan, berdasarkan pengalamannya, kenaikan cabai dianggap normal dan diprediksi tidak akan berlangsung lama.

“Kenaikan harga ini sudah biasa, tinggal menunggu waktu saja, nanti harga cabai akan kembali anjlok,” imbuh Suhariyanto.

Kendati sudah menjadi hal lumrah, namun tak pelak kenaikan harga tersebut membuat para pedagang makanan harus menyesuaikan diri dengan mengurangi volume produksi.

”Yang biasanya bisa mengirim mencapai 200 botol kini kami kurangi jadi 100 botol saja dulu,” kata salah satu pelaku UMKM olahan sambal, Heni Wardhani.

Pemilik merek Sambal Mama Ni ini menuturkan, ia biasanya membutuhkan 50 kilo cabai untuk membuat sambal. Namun kini ia hanya membatasi bahan baku sebanyak 20 kg saja.

“Saya ambilnya di petani langsung di Singosari,” ungkap dia.

Pewarta: Ubaidillah, Aditya Novrian

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Wajib Dibaca