alexametrics
32C
Malang
Monday, 19 April 2021

BPJS Serahkan Santunan Ke Ahli Waris Pekerja Museum Angkut

KOTA BATU – BPJS Ketenagakerjaan Kota Batu, Rabu (7/4) menyerahkan santunan kematian secara simbolis kepada ahli waris pekerja stand gorengan di Museum Angkut sebesar Rp 42 juta dalam acara Sosialisasi Program dan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh stand yang ada di Museum Angkut.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kota Batu, Heru Siswanto menyebut, sosialisasi ini dilakukan untuk mengedukasi pemilik dan pekerja stand di Museum Angkut tentang pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Sebagai contoh Bu Sunarmi yang bekerja di stand gorengan Museum Angkut, meninggal pada Januari 2021 karena sakit. Saat ini keluarga yang ditinggalkan kami berikan santunan sebesar total Rp 42 juta. Semoga dengan santunan ini, bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh keluarga untuk melanjutkan cita-cita almarhumah,” kata Heru.

Dalam sosialisasi yang dihadiri oleh 35 stand yang berada dalam lingkungan Museum Angkut, diharapkan untuk semua stand bisa segera mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan supaya bisa bekerja dengan lebih tenang karena jika terjadi risiko pada saat bekerja ataupun meninggal pada saat masih aktif bekerja, akan mendapatkan manfaat santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu jika ingin menabung dalam program BPJS Ketenagakerjaan juga difasilitasi dalam program Jaminan Hari Tua. Program tersebut layaknya seperti menabung setiap bulan yang bisa diklaimkan atau dicairkan jika sudah tidak bekerja lagi.

Dalam acara yang dilaksanakan di halaman Pasar Wisata Apung Museum Angkut, Manager Operasional Museum Angkut, Endang A Shobirin mendukung penuh seluruh pemilik dan pekerja di stand museum angkut menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami mendukung dan mendorong pemilik stand agar segera mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan mengingat manfaat yang diberikan kepada pekerja sangat besar,” pungkas dia.

Pewarta: Didik H

KOTA BATU – BPJS Ketenagakerjaan Kota Batu, Rabu (7/4) menyerahkan santunan kematian secara simbolis kepada ahli waris pekerja stand gorengan di Museum Angkut sebesar Rp 42 juta dalam acara Sosialisasi Program dan Manfaat BPJS Ketenagakerjaan kepada seluruh stand yang ada di Museum Angkut.

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Kota Batu, Heru Siswanto menyebut, sosialisasi ini dilakukan untuk mengedukasi pemilik dan pekerja stand di Museum Angkut tentang pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Sebagai contoh Bu Sunarmi yang bekerja di stand gorengan Museum Angkut, meninggal pada Januari 2021 karena sakit. Saat ini keluarga yang ditinggalkan kami berikan santunan sebesar total Rp 42 juta. Semoga dengan santunan ini, bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh keluarga untuk melanjutkan cita-cita almarhumah,” kata Heru.

Dalam sosialisasi yang dihadiri oleh 35 stand yang berada dalam lingkungan Museum Angkut, diharapkan untuk semua stand bisa segera mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan supaya bisa bekerja dengan lebih tenang karena jika terjadi risiko pada saat bekerja ataupun meninggal pada saat masih aktif bekerja, akan mendapatkan manfaat santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Selain itu jika ingin menabung dalam program BPJS Ketenagakerjaan juga difasilitasi dalam program Jaminan Hari Tua. Program tersebut layaknya seperti menabung setiap bulan yang bisa diklaimkan atau dicairkan jika sudah tidak bekerja lagi.

Dalam acara yang dilaksanakan di halaman Pasar Wisata Apung Museum Angkut, Manager Operasional Museum Angkut, Endang A Shobirin mendukung penuh seluruh pemilik dan pekerja di stand museum angkut menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami mendukung dan mendorong pemilik stand agar segera mendaftarkan pekerjanya ke BPJS Ketenagakerjaan mengingat manfaat yang diberikan kepada pekerja sangat besar,” pungkas dia.

Pewarta: Didik H

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru