alexametrics
26.5 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Mainan Edukasi dari Kayu Dapat Berkah di Tengah Pandemi

MALANG KOTA – Pandemi Covid-19 ternyata membawa berkah bagi sebagian orang. Salah satunya adalah Yusuf Affandi. Perajin kayu ini sebelumnya adalah produsen furniture. Namun karena penjualan furniture lesu sejak awal pandemi, dia akhirnya banting setir membuat mainan kayu untuk motorik balita, yakni Montessori.

Menurut Yusuf, aktivitas yang dibatasi selama pandemi dan mengharuskan orang-orang untuk berkegiatan di rumah membuat permintaan Montessori ini meningkat.

“Merosot banget untuk produk-produk umum, tapi khusus produk mainan malah semakin meningkat permintaannya. Mungkin karena orang tua dan anak lebih sering di rumah pada masa pandemi,” kata dia ditemui di tempat usahanya yang berlokasi di Jalan JA Suprapto II Rampal Celaket, kemarin (7/10).

Ada berbagai jenis Montessori yang dia produksi, antara lain yang banyak diminati yakni rain maker, bell rattle, star rattle, dan spinning drum. Harganya pun cukup beragam mulai dari Rp 30 ribu–300 ribu. Selain memproduksi mainan kayu dan furniture, sebenarnya produknya cukup beragam yakni craft, packaging, serta souvenir. Namun yang saat ini paling banyak peminatnya yakni Montessori dan mainan edukasi.

Peminatnya tidak hanya dari sekitaran Kota Malang saja. Namun juga perusahaan, sampai instansi ada, mulai lokal Malang sampai luar Jawa. “Paling sering dan berlanjut itu dari Jakarta, sebagian perusahaan mainan juga ada yang ngirim sampai Singapura, Australia,” kata dia.

Pewarta: Arlita Ulya

MALANG KOTA – Pandemi Covid-19 ternyata membawa berkah bagi sebagian orang. Salah satunya adalah Yusuf Affandi. Perajin kayu ini sebelumnya adalah produsen furniture. Namun karena penjualan furniture lesu sejak awal pandemi, dia akhirnya banting setir membuat mainan kayu untuk motorik balita, yakni Montessori.

Menurut Yusuf, aktivitas yang dibatasi selama pandemi dan mengharuskan orang-orang untuk berkegiatan di rumah membuat permintaan Montessori ini meningkat.

“Merosot banget untuk produk-produk umum, tapi khusus produk mainan malah semakin meningkat permintaannya. Mungkin karena orang tua dan anak lebih sering di rumah pada masa pandemi,” kata dia ditemui di tempat usahanya yang berlokasi di Jalan JA Suprapto II Rampal Celaket, kemarin (7/10).

Ada berbagai jenis Montessori yang dia produksi, antara lain yang banyak diminati yakni rain maker, bell rattle, star rattle, dan spinning drum. Harganya pun cukup beragam mulai dari Rp 30 ribu–300 ribu. Selain memproduksi mainan kayu dan furniture, sebenarnya produknya cukup beragam yakni craft, packaging, serta souvenir. Namun yang saat ini paling banyak peminatnya yakni Montessori dan mainan edukasi.

Peminatnya tidak hanya dari sekitaran Kota Malang saja. Namun juga perusahaan, sampai instansi ada, mulai lokal Malang sampai luar Jawa. “Paling sering dan berlanjut itu dari Jakarta, sebagian perusahaan mainan juga ada yang ngirim sampai Singapura, Australia,” kata dia.

Pewarta: Arlita Ulya

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/