alexametrics
21.1 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Pulihkan Ekonomi Malang Raya, Begini Skema BI Malang

MALANG KOTA – Upaya pemulihan ekonomi di wilayah Malang Raya sangat dipengaruhi kebijakan masing-masing kepala daerah. Sejumlah aspek penting yang ikut mendorong tumbuhnya sektor ekonomi harus bisa dioptimalkan. Karena masing-masing daerah memiliki prioritasnya sendiri-sendiri.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Perwakilan BI Malang Azka Subhan Aminurridho saat membuka Webinar ‘Sinergi Membangun Optimisme Pemulihan Ekonomi’ di Ijen Suites Resort & Convention Hotel hari ini (9/4). Tiga kepala daerah, yakni Wali Kota Malang Sutiaji, Bupati Malang Sanusi dan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko hadir dalam pertemuan yang diinisasi Kantor Perwakilan BI Malang dan Jawa Pos Radar Malang itu.

Azka menyatakan, Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu adalah pengungkit pertumbuhan ekonomi di wilayah Kawasan Tengah Selatan (Katesa) Jawa Timur. “Ekonomi di tiga daerah ini diproyeksikan tumbuh pada rentang 3,7 – 4,7 persen untuk Kota Malang, Kabupaten Malang diprakirakan berada pada rentang 3,6 – 4,6 persen dan Kota Batu diprakirakan berada pada rentang 4,1 – 5,1 persen,” paparnya.

Azka menjelaskan, kerangka kebijakan pemulihan ekonomi 2021 terbagi dalam tiga hal. Yakni, adanya intervensi kesehatan berupa vaksinasi gratis untuk seluruh masyarakat, survival and recovery kit yang mana untuk menjaga kesinambungan bisnis dan program perlindungan sosial. “Serta, reformasi struktural berupa Undang-Undang Cipta Kerja,” tambahnya.

Kota atau Kabupaten di Malang Raya, masing-masing memiliki prioritas dalam pengembangan ekonomi. Disampaikan Azka, Kota Malang mengusung ekonomi kreatif berbasis kekuatan sumber daya manusia kota sebagai lokomotif penggerak masa depan.

Sementara itu, pemulihan ekonomi di Kabupaten Malang didukung oleh intensifikasi proses vaksinasi bagi SDM kesehatan, petugas publik, masyarakat rentan, dan masyarakat umum.

Di sisi lain, Kota Batu mengusung tema dan prioritas pembangunan tahun 2021 yaitu pemulihan ekonomi daerah pada sektor pertanian, pariwisata dan UMKM yang dididukung oleh peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pemberdayaan desa.

Pewarta; Ulfa Afrian

MALANG KOTA – Upaya pemulihan ekonomi di wilayah Malang Raya sangat dipengaruhi kebijakan masing-masing kepala daerah. Sejumlah aspek penting yang ikut mendorong tumbuhnya sektor ekonomi harus bisa dioptimalkan. Karena masing-masing daerah memiliki prioritasnya sendiri-sendiri.

Hal itu diungkapkan Kepala Kantor Perwakilan BI Malang Azka Subhan Aminurridho saat membuka Webinar ‘Sinergi Membangun Optimisme Pemulihan Ekonomi’ di Ijen Suites Resort & Convention Hotel hari ini (9/4). Tiga kepala daerah, yakni Wali Kota Malang Sutiaji, Bupati Malang Sanusi dan Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko hadir dalam pertemuan yang diinisasi Kantor Perwakilan BI Malang dan Jawa Pos Radar Malang itu.

Azka menyatakan, Malang Raya yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu adalah pengungkit pertumbuhan ekonomi di wilayah Kawasan Tengah Selatan (Katesa) Jawa Timur. “Ekonomi di tiga daerah ini diproyeksikan tumbuh pada rentang 3,7 – 4,7 persen untuk Kota Malang, Kabupaten Malang diprakirakan berada pada rentang 3,6 – 4,6 persen dan Kota Batu diprakirakan berada pada rentang 4,1 – 5,1 persen,” paparnya.

Azka menjelaskan, kerangka kebijakan pemulihan ekonomi 2021 terbagi dalam tiga hal. Yakni, adanya intervensi kesehatan berupa vaksinasi gratis untuk seluruh masyarakat, survival and recovery kit yang mana untuk menjaga kesinambungan bisnis dan program perlindungan sosial. “Serta, reformasi struktural berupa Undang-Undang Cipta Kerja,” tambahnya.

Kota atau Kabupaten di Malang Raya, masing-masing memiliki prioritas dalam pengembangan ekonomi. Disampaikan Azka, Kota Malang mengusung ekonomi kreatif berbasis kekuatan sumber daya manusia kota sebagai lokomotif penggerak masa depan.

Sementara itu, pemulihan ekonomi di Kabupaten Malang didukung oleh intensifikasi proses vaksinasi bagi SDM kesehatan, petugas publik, masyarakat rentan, dan masyarakat umum.

Di sisi lain, Kota Batu mengusung tema dan prioritas pembangunan tahun 2021 yaitu pemulihan ekonomi daerah pada sektor pertanian, pariwisata dan UMKM yang dididukung oleh peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pemberdayaan desa.

Pewarta; Ulfa Afrian

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/