alexametrics
18.6 C
Malang
Wednesday, 29 June 2022

Masih Dibuka, Bantuan Tunai UMKM Bakal Cair Bertahap

MALANG KOTA – Pengajuan Bantuan Tunai Langsung (BTL) oleh pelaku UMKM semakin bertambah. Sebesar Rp 5,5 miliar dana bakal dicairkan bagi pelaku UMKM yang memenuhi syarat. Sebanyak 2.300 pelaku UMKM di Kota Malang telah mendaftarkan diri. Diprediksi terdapat lebih dari 5000 UMKM di Kota Malang. Kesempatan mendaftar masih terbuka hingga pekan depan (16/9).

Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang. Kepala Diskoperindag Kota Malang Wahyu Setianto mengatakan, selain melalui diskoperindag, pelaku UMKM juga ada yang mendaftar secara mandiri. ”Kalau yang terdata di kami ada 2.300 UMKM, jumlah ini masih bisa bertambah lagi,” ujar dia kemarin (8/9).

Wahyu mengatakan, bantuan UMKM tersebut dicairkan secara bertahap. Dia memastikan beberapa di antara mereka telah menerima BTL dari pusat tersebut. Hanya, pihaknya belum bisa merinci jumlah UMKM yang telah menerima. ”Karena bantuan tunai itu langsung masuk ke rekening masing-masing UMKM,” bebernya.

Sebelumnya, pendaftaran BTL UMKM telah berakhir 31 Agustus lalu. Namun oleh pemerintah pusat, waktunya diperpanjang hingga 16 September mendatang. ”Sampai saat ini masih menerima pendaftaran,” kata dia.

ementara jumlah bantuan yang diterima sebanyak Rp 2,4 juta per UMKM. Dengan jumlah pemohon BTL sebanyak 2.300 saja, jumlah bantuan yang digelontor sebanyak Rp 5,5 miliar. Sementara pemerintah pusat sendiri menargetkan BLT ini tersalurkan ke-12 juta pelaku UMKM di Indonesia.

Wahyu menyebutkan, bagi UMKM yang ingin mendaftarkan diri melalui Diskoperindag Kota Malang bisa melalui dua cara, yakni datang langsung ke kantor diskoperindag atau bisa juga melalui online dengan mengakses https://siapbersamakumkm.kemenkopukm.go.id.

Sementara itu, syarat untuk pendaftarannya sendiri yakni dengan menyertakan fotokopi KTP, fotokopi buku rekening bank sesuai nama pemohon, serta terdaftar sebagai nasabah dengan simpanan kurang dari Rp 2 juta. ”Lalu menyertakan foto produk UMKM-nya,” bebernya.

Wahyu mengatakan, program BTL ini merupakan upaya untuk mendorong pemulihan perekonomian akibat pandemi Covid-19, pihaknya juga mendorong bagi UMKM yang belum mendaftar untuk segera ikut berpartisipasi dalam program ini.

Pewarta : Arlita Ulya Kusuma

MALANG KOTA – Pengajuan Bantuan Tunai Langsung (BTL) oleh pelaku UMKM semakin bertambah. Sebesar Rp 5,5 miliar dana bakal dicairkan bagi pelaku UMKM yang memenuhi syarat. Sebanyak 2.300 pelaku UMKM di Kota Malang telah mendaftarkan diri. Diprediksi terdapat lebih dari 5000 UMKM di Kota Malang. Kesempatan mendaftar masih terbuka hingga pekan depan (16/9).

Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kota Malang. Kepala Diskoperindag Kota Malang Wahyu Setianto mengatakan, selain melalui diskoperindag, pelaku UMKM juga ada yang mendaftar secara mandiri. ”Kalau yang terdata di kami ada 2.300 UMKM, jumlah ini masih bisa bertambah lagi,” ujar dia kemarin (8/9).

Wahyu mengatakan, bantuan UMKM tersebut dicairkan secara bertahap. Dia memastikan beberapa di antara mereka telah menerima BTL dari pusat tersebut. Hanya, pihaknya belum bisa merinci jumlah UMKM yang telah menerima. ”Karena bantuan tunai itu langsung masuk ke rekening masing-masing UMKM,” bebernya.

Sebelumnya, pendaftaran BTL UMKM telah berakhir 31 Agustus lalu. Namun oleh pemerintah pusat, waktunya diperpanjang hingga 16 September mendatang. ”Sampai saat ini masih menerima pendaftaran,” kata dia.

ementara jumlah bantuan yang diterima sebanyak Rp 2,4 juta per UMKM. Dengan jumlah pemohon BTL sebanyak 2.300 saja, jumlah bantuan yang digelontor sebanyak Rp 5,5 miliar. Sementara pemerintah pusat sendiri menargetkan BLT ini tersalurkan ke-12 juta pelaku UMKM di Indonesia.

Wahyu menyebutkan, bagi UMKM yang ingin mendaftarkan diri melalui Diskoperindag Kota Malang bisa melalui dua cara, yakni datang langsung ke kantor diskoperindag atau bisa juga melalui online dengan mengakses https://siapbersamakumkm.kemenkopukm.go.id.

Sementara itu, syarat untuk pendaftarannya sendiri yakni dengan menyertakan fotokopi KTP, fotokopi buku rekening bank sesuai nama pemohon, serta terdaftar sebagai nasabah dengan simpanan kurang dari Rp 2 juta. ”Lalu menyertakan foto produk UMKM-nya,” bebernya.

Wahyu mengatakan, program BTL ini merupakan upaya untuk mendorong pemulihan perekonomian akibat pandemi Covid-19, pihaknya juga mendorong bagi UMKM yang belum mendaftar untuk segera ikut berpartisipasi dalam program ini.

Pewarta : Arlita Ulya Kusuma

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/