alexametrics
25.1 C
Malang
Tuesday, 11 May 2021

Kasus Korona Meningkat, Bank Mandiri Tutup 9 Kantor Cabang di Malang

KOTA MALANG – Lonjakan kasus Covid-19, membuat Bank Mandiri mengambil keputusan untuk menutup operasional sejumlah kantor cabangnya. Di Kota Malang, 9 dari 18 kantor cabang harus ditutup untuk sementara waktu.

Area Head Bank Mandiri Malang Pitra Dwi Yuniyanto mengatakan, untuk saat ini memang ada aturan Bank Mandiri di zona merah dibatasi. ”Bank Mandiri untuk wilayah yang merupakan zona merah (berisiko terpapar tinggi), maksimum hanya 50 persen yang beroperasi. Sejak April lalu, jam layanan cabang dimulai pukul 09.00-14.00,” kata Yuniyanto kemarin (10/8).

Sembilan cabang yang dibuka ini, antara lain di Kantor Cabang (KC) Wahid Hasyim Kota Malang, Kantor Cabang Pembantu (KCP) Merdeka, KCP Jaksa Agung Suprapto, KCP Soekarno Hatta, KCP Ahmad Yani, KCP Universitas Brawijaya, KCP Sawojajar, KCP Galunggung, dan KCP Sutoyo. ”Operasional untuk sembilan cabang tersebut sebetulnya sudah dilakukan sejak tiga minggu lalu,” tambahnya.

Ketentuan adanya pembatasan kantor cabang yang beroperasi, dia mengatakan, tidak hanya berlaku untuk Kota Malang. ”Di Surabaya dan wilayah-wilayah lain yang masuk zona merah, cabang yang buka juga maksimal 50 persen dari jumlah cabang di wilayah tersebut,” katanya. ”Ini juga demi kesehatan nasabah dan pegawai yang jadi prioritas kami,” tambah Yuniyanto.

Meski ada pembatasan, dia mengatakan, layanan yang diberikan tetap sama. ”Jumlah teller dan CS (customer service) pada cabang yang buka beroperasi penuh,” kata dia.

Selain penutupan beberapa kantor cabang, juga ada pengurangan jumlah ATM 24 jam. Untuk wilayah Kota Malang, hanya difungsikan 15 ATM. ”Bagi nasabah Bank Mandiri, bisa menggunakan Mandiri Online, Mandiri Internet Banking, Mandiri Cash Management, dan setor ke mesin ATM Tarik Setor kami yang ada di wilayah Malang. Termasuk, mau buka rekening juga bisa melalui rekening online Mandiri,” pungkasnya.

Pewarta: Sandra DC
Foto: Darmono

KOTA MALANG – Lonjakan kasus Covid-19, membuat Bank Mandiri mengambil keputusan untuk menutup operasional sejumlah kantor cabangnya. Di Kota Malang, 9 dari 18 kantor cabang harus ditutup untuk sementara waktu.

Area Head Bank Mandiri Malang Pitra Dwi Yuniyanto mengatakan, untuk saat ini memang ada aturan Bank Mandiri di zona merah dibatasi. ”Bank Mandiri untuk wilayah yang merupakan zona merah (berisiko terpapar tinggi), maksimum hanya 50 persen yang beroperasi. Sejak April lalu, jam layanan cabang dimulai pukul 09.00-14.00,” kata Yuniyanto kemarin (10/8).

Sembilan cabang yang dibuka ini, antara lain di Kantor Cabang (KC) Wahid Hasyim Kota Malang, Kantor Cabang Pembantu (KCP) Merdeka, KCP Jaksa Agung Suprapto, KCP Soekarno Hatta, KCP Ahmad Yani, KCP Universitas Brawijaya, KCP Sawojajar, KCP Galunggung, dan KCP Sutoyo. ”Operasional untuk sembilan cabang tersebut sebetulnya sudah dilakukan sejak tiga minggu lalu,” tambahnya.

Ketentuan adanya pembatasan kantor cabang yang beroperasi, dia mengatakan, tidak hanya berlaku untuk Kota Malang. ”Di Surabaya dan wilayah-wilayah lain yang masuk zona merah, cabang yang buka juga maksimal 50 persen dari jumlah cabang di wilayah tersebut,” katanya. ”Ini juga demi kesehatan nasabah dan pegawai yang jadi prioritas kami,” tambah Yuniyanto.

Meski ada pembatasan, dia mengatakan, layanan yang diberikan tetap sama. ”Jumlah teller dan CS (customer service) pada cabang yang buka beroperasi penuh,” kata dia.

Selain penutupan beberapa kantor cabang, juga ada pengurangan jumlah ATM 24 jam. Untuk wilayah Kota Malang, hanya difungsikan 15 ATM. ”Bagi nasabah Bank Mandiri, bisa menggunakan Mandiri Online, Mandiri Internet Banking, Mandiri Cash Management, dan setor ke mesin ATM Tarik Setor kami yang ada di wilayah Malang. Termasuk, mau buka rekening juga bisa melalui rekening online Mandiri,” pungkasnya.

Pewarta: Sandra DC
Foto: Darmono

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru